Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Ungkap Kesalahan Terbesar Raksasa Teknologi
    Insight News

    Bos ChatGPT Ungkap Kesalahan Terbesar Raksasa Teknologi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Mei 2023Updated:9 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri sekaligus CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan pandangannya terhadap kebijakan bekerja dari rumah (WFH). Ia mengatakan metode tersebut tidak efektif.

    “Menurut saya, salah satu kesalahan terbesar dari industri teknologi adalah memungkinkan karyawan bekerja dari jarak jauh,” kata dia dalam sebuah acara, dikutip dari Fortune, Senin (8/5/2023).

    Ia pun tegas mengatakan kebijakan WFH telah berakhir. Setidaknya, begitu yang ia terapkan di OpenAI, perusahaan yang mengembangkan layanan viral ChatGPT.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Eksperimen dengan WFH telah berakhir. Teknologi tak cukup andal untuk mendukung WFH selamanya, apalagi untuk startup,” ia menuturkan.

    WFH menjadi metode yang mau tak mau dipakai ketika dunia dilanda serangan pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Kebiasaan bekerja dari kantor (WFO) dikhawatirkan akan meningkatkan risiko penularan virus tersebut.

    Perkembangan teknologi membantu penerapan WFH. Karyawan bisa rapat online lewat layanan video call, berdiskusi melalui group chat, serta menransfer file via layanan cloud.

    Namun, banyak bos raksasa teknologi yang merupakan ‘otak’ inovasi tersebut justru menentang WFH. Selain Altman, Mark Zuckerberg (Facebook), Jeff Bezos (Amazon). Bob Iger (Disney) punya pandangan serupa.

    Mark Zuckerberg berdalih bahwa bekerja dengan tatap muka akan meningkatkan kepercayaan profesional antar-karyawan. Meski komunikasi bisa secara online, namun kedekatan jarak akan menghindari kesalahpahaman.

    Hal tersebut diamini Altman. Menurut dia, untuk pekerjaan yang sifatnya dinamis, bertemu langsung adalah cara paling efektif.

    “Saya percaya bawa startup butuh bekerja secara tatap muka. Banyak ide-ide yang sifatnya berubah dan berkembang, sehingga karyawan perlu berada di satu tempat yang sama,” ia menjelaskan.

    Bagaimana menurut Anda?




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.