Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Chatgpt Takut Manusia Disetir AI Termakan Rayuan Maut
    Insight News

    Bos Chatgpt Takut Manusia Disetir AI Termakan Rayuan Maut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 November 2023Updated:2 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Keberadaan kecerdasan umum buatan atau AI kerap dikaitkan dengan keberlangsungan umat manusia.

    Mengenai isu ini, CEO OpenAI Sam Altman mempunyai peringatan bahwa AI tidak harus mengalahkan kecerdasan manusia untuk mengendalikan pikiran manusia yang lemah.

    “Saya memperkirakan AI mampu melakukan persuasi super ke manusia, jauh sebelum dapat mengalahkan kecerdasan manusia,” tulis Altman di Twitter, dikutip dari Futurism, Kamis (2/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meskipun Altman tidak menjelaskan secara terperinci apa yang mungkin terjadi, prediksi tersebut bukanlah sesuatu yang dibuat-buat.

    Pasalnya, chatbot AI yang dapat diakses oleh pengguna seperti ChatGPT dirancang untuk merayu dengan kemampuan meyakinkan lawan bicaranya dengan baik.

    Pada saat yang sama, manusia sudah mulai membentuk hubungan emosional dengan berbagai chatbot, sehingga terdengar lebih meyakinkan.

    Manusia yang tidak puas dengan kehidupan, akhirnya mencari jawaban ke sisi “gelap” di internet untuk mencari komunitas dan validasi selama beberapa dekade.

    Untuk itu tidak sulit membayangkan sebuah skenario pelaku kejahatan dapat menargetkan salah satu dari orang-orang yang rentan ini melalui chatbot AI dan merayu mereka untuk melakukan hal buruk.

    Meskipun orang-orang tersebut menjadi targetnya, penting juga diingat betapa rentannya rata-rata pengguna internet terhadap penipuan digital dan misinformasi. Tinggal masukan AI ke dalamnya, dan penjahat siber akan memiliki alat yang sangat meyakinkan untuk memperdaya massa.


    Artikel Selanjutnya


    Paus Fransiskus Bicara AI-ChatGPT, Peringatan untuk Dunia

    (dem/dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.