Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Bongkar AI Bisa Gagal Total, Kasih Solusinya
    Insight News

    Bos ChatGPT Bongkar AI Bisa Gagal Total, Kasih Solusinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2024Updated:17 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO OpenAI Sam Altman mengungkapkan hambatan terbesar yang bisa membuat teknologi kecerdasan buatan gagal total untuk berkembang.

    Altman menjadi salah satu pembicara di acara yang diselenggarakan Bloomberg dalam rangkaian forum tahunan World Economic Forum di Davos, Swiss.

    Ia menyatakan, untuk mendukung perkembangan dan adopsi AI, dunia membutuhkan gebrakan di sektor energi. Alasannya, proses komputasi untuk menunjang layanan AI membutuhkan daya yang jauh lebih besar dibanding saat ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untungnya, menurut Altman, saat ini banyak sumber energi alternatif yang ramah lingkungan seperti fusi nuklir atau energi surya. Sumber-sumber energi ini adalah masa depan AI.

    “Tidak mungkin kita bisa mencapai hal ini tanpa terobosan. Ini memotivasi kita untuk berinvestasi lebih banyak di [teknologi nuklir] fusi,” kata Altman.

    Pada 2021, Altman mengucurkan uang sendiri senilai US$ 375 juta untuk memodali perusahaan energi fusi nuklir yang bernama Helion Energy. Helion Energy kini memiliki kesepakatan dengan Microsoft sebagai penyedia listrik di masa depan.

    Reaktor nuklir mikro

    AltC Acquisition Corp., perusahaan cangkang berbentuk SPAC yang didirikan Sam Altman, juga telah mengumumkan rencana merger dengan Oklo. Oklo adalah startup reaktor mikro fisi nuklir asal Kanada.

    Setelah merger, Oklo berambisi menggalang hingga US$ 500 juta dalam proses pengumpulan modal jelang penawaran umum perdana saham (IPO).

    Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat proses pengadaan dan rantai pasok perusahaan serta membangun fasilitas pembangkit listrik mini perdana yang mereka desain, dengan nama Aurora.

    Altman adalah CEO OpenAI, perusahaan yang berada di balik robot kecerdasan buatan (AI) ChatGPT yang telah menerima miliaran dolar AS dari Microsoft.

    Menurutnya, perkembangan industri berbasis AI harus disertai oleh pengembangan nuklir.

    Altman bertemu dengan kedua pendiri Oklo. Caroline Cochran dan Jacob DeWitte, pada 2013. Oklo adalah startup yang mencari cara untuk membangun reaktor fisi nuklir berukuran mini. Fisi nuklir, adalah teknologi yang digunakan dalam pembangkit listrik tenaga nuklir saat ini, yaitu memanen energi dari pemecahan atom.

    SPAC milik Altman akan menutup penggalangan dana pada awal 2024 dengan target penggalangan dana US$ 500 juta.

    Perkembangan bisnis Oklo, yang masih berada dalam tahap awal, cukup menjanjikan. Pada Mei, perusahaan itu telah menandatangani kesepakatan pembangunan dua PLTN di Ohio yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2030.

    Oklo juga telah meraih persetujuan dari Departemen Energi AS untuk membangun pembangkit di Laboratorium Nasional Idaho pada 2027.


    Artikel Selanjutnya


    ChatGPT Begal Karya, Digugat Penulis Game of Thrones Dkk

    (dem/dem)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.