Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Bio Farma Ungkap Biaya Tes PCR Covid-19, Ambil Untung 10%
    Insight News

    Bos Bio Farma Ungkap Biaya Tes PCR Covid-19, Ambil Untung 10%

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2021Updated:10 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir membeberkan perhitungan struktur harga tes PCR Covid-19. Dalam paparannya komponen terbesar ada di biaya produksi dan bahan baku.

    “Terbesar dari komponen reagen utama, biaya produk dan bahan baku 55%. Tapi menurut saya kami struktur cost tergantung dari masing-masing laboratorium berbeda,” kata Honesti, Selasa (8/11/2021).

    Berdasarkan paparan yang ditampilkan selain ada biaya produksi dan bahan baku, ada pula biaya operasional 16%. Berikutnya biaya distribusi yang termasuk margin distributor 14%. Berikutnya adalah royalti 5% dan margin atau keuntungan sebesar 10%.

    Terlihat juga harga publish (tanpa PPN) sebesar Rp 90.000. Harga e-katalog (tanpa PPN) dan dalam proses pengajuan sebesar Rp 81.000.

    Dalam penjelasan di paparan tersebut tertulis harga e-katalog yang masih tayang saat ini adalah Rp 193.000 termasuk PPN. Untuk dalam proses pengajuan adalah harga baru menjadi Rp 89.100 sudah termasuk PPN.




    Foto: Struktur harga tes PCR  menurut Bio Farma  (Doc. Presentasi Bio Farma).

    Sementara itu dia menjelaskan pihaknya sedang mencoba melakukan perhitungan kembali pada harga yang ada saat ini sebesar Rp 275 ribu. Namun ada komponen yang sudah menjadi harga tetap.

    Menurut Direktur Utama Indofarma, Arif Pramuhanto, komponen tenaga kesehatan dan APD masuk ke dalam biaya tetap. Jadi meski harga diturunkan, nilai pada komponen tersebut tetap sama.

    “Bicara Nakes biaya gaji segitu-segitu aja enggak bisa turun. Kami akan olah bersama masukan apakah bisa di bawah Rp 200 ribu kita kaji lagi,” kata Arif.

    Informasi saja, ada empat komponen biaya yang membentuk harga tes PCR. Yakni, Reagen, biaya tenaga kesehatan (pelaksana), APD (alat pelindung diri), dan overhead cost.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.