Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Asuransi Ditembak Mati Pakai AI Buat Tolak Klaim Sebanyak Mungkin
    Insight News

    Bos Asuransi Ditembak Mati Pakai AI Buat Tolak Klaim Sebanyak Mungkin

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2024Updated:6 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Setahun sebelum ditembak mati di depan hotel, CEO United Healthcare Brian Thompson digugat karena menerapkan sistem penolakan klaim asuransi yang sangat kejam.

    Pada November 2023, pewaris dua orang pemilik premi asuransi United Healthcare (UHC) menggugat perusahaan tersebut. UHC dituduh menggunakan algoritma kecerdasan buatan (AI) untuk menolak, bahkan merevisi klaim asuransi yang sudah disetujui oleh dokter.

    Algoritma tersebut diberi nama nH Predict. Sistem komputer ini disebut punya kecenderungan untuk melakukan kesalahan (error) hingga 90 persen. Keluarga dua pemegang premi yang meninggal karena klaim asuransinya ditolak menyatakan UHC tahu soal tingkat error tersebut.

    Gugatan tersebut memicu kemarahan publik atas kecenderungan UHC untuk menolak asuransi serta menimbulkan spekulasi motif pembunuh terkait dengan kemarahan soal asuransi UHC.

    Identitas pembunuh Thompson dan motifnya sampai saat ini belum terungkap. Beberapa laporan menyebut ia menuliskan kata “ditolak”, “bertahan”, dan “digulingkan” di selongsong peluru yang digunakan untuk menembak bos asuransi tersebut.

    Kabar tersebut membuat banyak orang menghubungkan pembunuhan Thompson dengan penolakan klaim asuransi. Respons netizen soal pembunuhan online juga menggambarkan kemarahan warga AS atas tingkah laku perusahaan asuransi AS,

    Futurism mencoba bertanya soal penggunaan algoritma tersebut kepada UHC. Namun, UHC tidak memberikan pernyataan apapun.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: RI Wajib Jadi Pemain Ekonomi Digital, Jangan Hanya Jadi Pasar





    Next Article



    Seluruh Dunia Akhirnya Bersatu Agar Manusia Tak Diganti Teknologi AI



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.