Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Boeing Mau Luncurkan Astronaut Padahal Pesawat Saja Sering Rontok
    Insight News

    Boeing Mau Luncurkan Astronaut Padahal Pesawat Saja Sering Rontok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Maret 2024Updated:28 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Boeing bersiap meluncurkan pesawat luar angkasa buatannya, Starliner. Peluncuran ini akan dilaksanakan di tengah beragam masalah yang dialami pesawat terbang buatan Boeing.

    Space.com melaporkan bahwa NASA dan Boeing menjadwalkan peluncuran Starliner pada Mei. Starliner bakal ditumpangi oleh dua astronaut yaitu Barry “Butch” Wilmore dan Sunita Williams.

    “Tanggal peluncuran adalah paling cepat 1 Mei. Ini berdasarkan trafik Stasiun Luar Angkasa Internasional, seperti yang kita ketahui tahun ini adalah tahun yang sangat sibuk untuk ISS,” kata Steve Stitch, manajer Program Kru Komersial di NASA.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Boeing mengumumkan jadwal peluncuran pesawat luar angkasanya pada saat perusahaan tersebut dirundung kabar negatif karena banyak pesawat buatannya rusak saat terbang. Bahkan pintu salah satu pesawat Boeing 737 lepas saat terbang pada Januari lalu. Selain itu, pegawai Boeing yang membocorkan permasalahan dalam perencanaan dan produksi pesawat Boeing ditemukan tewas.

    CEO Boeing Dave Calhoun juga sudah mengumumkan pengunduran dirinya.

    Perkembangan bisnis “antariksa” Boeing sebetulnya punya nasib yang tidak jauh berbeda dengan bisnis dirgantara mereka.

    Ars Techinca melaporkan pada Agustus tahun lalu, proyek Starliner menghadapi penyelidikan oleh tiga pihak independan karena berbagai permasalahan yang dialami selama uji terbang. Salah satunya, copotnya sebuah bagian bodi pesawat saat meluncur dari landasan.

    Permasalahan ini dipaparkan juga oleh manajer program Starliner dari Boeing, Mark Nappi.

    “Kami telah bekerja untuk mempersiapkan pesawat ini untuk terbang dan telah menyelesaikan dua isu yang kami alami pada musim panas lalu, yaitu sistem parasut dan perekat yang mudah terbakar. Kami cukup yakin kedua isu tersebut sudah lewat,” kata Nappi.

    Boeing tertinggal jauh dari pesaingnya, SpaceX milik Elon Musk. Boeing dan SpaceX sama-sama sukses mendapatkan kontrak untuk menyediakan sarana transportasi astronaut dari dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

    Boeing sampai saat ini tak kunjung sukses meskipun telah menghabiskan US$ 1 miliar. Di sisi lain, SpaceX sudah beroperasi penuh melayani peluncuran dan penjemputan astronaut ke ISS.




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.