Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BMKG Warning Jabodetabek Hujan Lebat Sepekan, Waspada Banjir!
    Insight News

    BMKG Warning Jabodetabek Hujan Lebat Sepekan, Waspada Banjir!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 September 2024Updated:9 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.

    Wilayah Jabodetabek termasuk area yang rawan mengalami hujan lebat selama sepekan ke depan, mulai dari 10 September hingga 16 September 2024.

    Adapun wilayah yang dimaksud adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Kepulaian Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

    Sementara itu, potensi angin kencang diramal akan menghadang Sumatr Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa TImur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

    BMKG mengatakan beberapa wilayah mengalami peningkatan potensi pembentukan awan hujan karena dipengaruhi aktivitas fenomena cuaca global dan regional.

    Misalnya Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang aktif, adanya daerah pertemuan dan perlambatan angin, serta suhu muka laut yang hangat dan menambah suplai air terutama di wilayah pesisir.

    Selain itu, labilitas atmosfer yang tinggi juga memperkuat pembentukan awan hujan di berbagai wilayah tersebut. Alhasil, fenomena tersebut menciptakan kondisi yang mendukung hujan.

    BMKG mengimbau masyarakat Indonesia, terutama di bagian utara, melakukan beberapa hal untuk merespons potensi hujan. Salah satunya, mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan memahami cara mengurangi risiko bencana, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong-royong menjaga kebersihan, hingga menata lingkungan sekitar.

    Selain itu, bagi penduduk di daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor banjir diimbau waspada terhadap berbagai dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

    Masyarakat juga diminta waspada dan antisipasi dini potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Mau Jadi Hub Hyperscale Data Center Asia, RI Terkendala Ini!





    Next Article



    BMKG Warning Ancaman Banjir Lahar di Sumbar, Pantau Tanggal Ini!



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.