Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BMKG Ungkap Efek Gempa Taiwan Pemicu Tsunami di Indonesia
    Insight News

    BMKG Ungkap Efek Gempa Taiwan Pemicu Tsunami di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2024Updated:7 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Gempa yang mengguncang Taiwan dengan magnitudo 7,4 memicu tsunami di Jepang. Tiga wilayah di Negeri Sushi dilaporkan mengalami tsunami dengan ketinggian 20-30 sentimeter.

    Peringatan tsunami juga sampai ke tetangga RI, Filipina. Jepang dan Filipina sama-sama merilis peringatan tsunami sebagai dampak gempa Taiwan ke warga yang tinggal di dekat pantai.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengumumkan efek gempa Taiwan ke RI. Hal itu disampaikan melalui akun X salah satu pejabat BMKG pada Rabu (3/4) pasca gempa terjadi.

    “Gempa Taiwan M7,4 berpotensi tsunami tetapi tidak akan berdampak signifikan hingga wilayah Indonesia,” ungkap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dikutip Sabtu (6/4/2024).

    Daryono menjelaskan bahwa gempa Taiwan menyebabkan gelombang tsunami yang terdeteksi di Jepang dan Filipina.

    “Tsunami terdeteksi di Taiwan 45 cm,” kata Daryono.

    “Dampak gempa M7,4 di Taiwan, Tide Gauge Ishigakijima, Jepang, mencatat tinggi maksimum tsunami hingga saat ini 13 cm.”

    Gempa Paling Dahsyat dalam 25 Tahun

    Badan Meteorologi Jepang melaporkan gempa Taiwan berkekuatan M7,5, sedangkan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan gempa tersebut berkekuatan 7,4 skala Richter, dengan pusat gempa 18 kilometer selatan Kota Hualien Taiwan pada kedalaman 34,8 km.

    Gelombang tsunami setinggi tiga meter diperkirakan akan segera melanda pulau-pulau terpencil Jepang di wilayah tersebut, termasuk pulau Miyakojima.

    “Evakuasi!” demikian bunyi spanduk di stasiun penyiaran nasional Jepang NHK.

    “Tsunami akan datang. Mohon segera dievakuasi,” kata seorang pembawa berita di NHK. “Jangan berhenti. Jangan kembali.”

    Tayangan TV langsung dari pelabuhan di wilayah Okinawa, termasuk Naha, menunjukkan kapal-kapal menuju ke laut, kemungkinan dalam upaya melindungi kapal mereka.

    Menurut Pusat Seismologi Taipei, gempa tersebut merupakan yang terbesar dalam 25 tahun.



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.