Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BMKG Ungkap Alasan Petaka Bencana Rajin Melanda RI
    Insight News

    BMKG Ungkap Alasan Petaka Bencana Rajin Melanda RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Januari 2024Updated:14 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan cuaca ekstrem masih akan melanda banyak kawasan di Indonesia. Cuaca ekstrem yang dimaksud seperti angin puting beliung, hujan lebat, hingga hujan es.

    Hal ini tertuang dalam Prospek Cuaca Seminggu ke depan Periode 12 – 18 Januari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “PERINGATAN DINI : Masyarakat diimbau agar tetap waspada dalam berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dan lain-lain,” mengutip keterangan, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (14/1/2024).

    Dijelaskan pula dampak yang ditimbulkan berupa banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, jalan licin dalam satu minggu ke depan.

    BMKG mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi pemicu. Pertama, gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini aktif pada kuadran 2 (Samudera Hindia).

    Hal ini menunjukkan kondisi yang cukup signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

    Kedua, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diperkirakan aktif di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, NTT bagian Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua dalam sepekan ke depan.

    Ketiga, gelombang atmosfer Kelvin juga aktif di sebagian Jawa, Bali, NTB, dan Kalimantan Utara hingga sepekan ke depan.

    “Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” kata BMKG.

    Keempat, Sirkulasi Siklonik. Fenomena ini terpantau di Laut Timor utara Australia yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

    Wilayahnya memanjang dari Laut China Selatan hingga Selat Karimata, Selat Malaka hingga Sumatra Selatan, Samudera Hindia barat Lampung hingga Selat Sunda, Laut Jawa hingga Laut Flores, Kalimantan Timur hingga Selat Makassar, Laut Banda hingga Laut Arafuru.

    Dalam keterangan itu juga dijabarkan wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, antara lain :

    12-13 Januari

    Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

    Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    14-15 Januari

    Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep.Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

    16-18 Januari

    Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Papua Barat, dan Papua.


    Artikel Selanjutnya


    Waspada! BMKG Umumkan Suhu di 7 Kota Ini Bisa Panas Mendidih

    (fab/fab)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.