Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BMKG Ungkap 3 Wilayah RI Rawan Gempa, 2 Bulan Sudah 75 Kali
    Insight News

    BMKG Ungkap 3 Wilayah RI Rawan Gempa, 2 Bulan Sudah 75 Kali

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Desember 2023Updated:18 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, pagi hari ini Kamis (14/12/2023) pukul 06.35 WIB. Informasi gempa bumi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    Menurut pengamatan dan pendalaman BMKG selama beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut memang rentan mengalami gempa bumi. Artinya zona tersebut memang wilayah yang relatif lebih rawan dibandingkan sekitarnya.

    “Secara umum Indonesia adalah zona rawan gempa. Namun ada klaster-klaster tertentu yang terindikasi merupakan klaster yang relatif lebih sering mengalami gempa bumi atau lebih rawan mengalami guncangan gempa di wilayah tersebut,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara daring, Kamis (14/12/2023).

    Berdasarkan kajian BMKG di Jawa Barat, selama periode 1 November-14 Desember, setidaknya ada tiga zona aktif gempa yang tercatat BMKG. Ini patut untuk menjadi kewaspadaan bagi masyarakat sekitar, bukan menjadi kepanikan.

    Zona pertama adalah zona aktif gempa yang terletak di Kecamatan Pamijahan, Leuwiliang, dan Nanggung Kabupaten Bogor. Di zona ini, setidaknya sudah ada 55 kali gempa dengan kekuatan terkecil 1,8 magnitudo dan terbesar 4,6 magnitudo. Gempa ini menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan.

    Zona kedua adalah zona Cianjur atau Sesar Cugenang yang sudah 12 kali diguncang gempa. Enam gempa di antaranya dirasakan dengan kekuatan 2 magnitudo hingga 2,9 magnitudo.

    Lalu zona ketiga, zona sesar Garut Selatan atau Garsela di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung sebanyak delapan kali dengan kisaran kekuatan 2,1 magnitudo hingga 2,7 magnitudo.

    “Beberapa di antaranya guncangan tersebut dirasakan,” jelasnya.

    Soal kejadian yang terjadi hari ini, posisi dari gempa tersebut pusatnya berada pada lokasi 6,76 lintang selatan dan 165 derajat bujur timur. Adapun kedalaman pusat gempa bumi berada pada kedalaman 5km.

    “Kemudian perlu disampaikan bahwa dengan memperhatikan pusat dan kedalaman gempa bumi yang terjadi, jenisnya adalah gempa bumi dangkal yang diduga akibat sesar aktif,” ungkap Dwikorita.

    Namun untuk hasil akhir, ia menyebut BMKG masih harus melakukan kajian mendalam yang didukung dengan data di lapangan. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempa bumi tersebut diakibatkan adanya pergeseran atau patahan geser.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    (fab/fab)


    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.