Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BMKG Buka Suara Soal Ancaman Gelombang Panas di RI
    Insight News

    BMKG Buka Suara Soal Ancaman Gelombang Panas di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 April 2023Updated:27 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Cuaca panas tak biasa sedang menghampiri wilayah di Indonesia saat ini. Namun kejadian tersebut tidak termasuk gelombang panas seperti yang terjadi di beberapa wilayah Asia.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan penyebab cuaca panas di Indonesia.

    Menurut Kepala Pusat Layanan Iklim Terapan BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, Indonesia memiliki kondisi geografis yang berbeda dengan negara yang mengalami fenomena gelombang panas seperti China dan India.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Wilayah-wilayah yang terdampak gelombang panas bercirikan kondisi geografis dengan masa daratan yang luas dan sistem iklim yang sedikit berbeda dari Indonesia.

    Di Indonesia, kata dia, kondisi geografisnya adalah wilayah kepulauan yang dikelilingi banyak lautan.

    “Sehingga peningkatan panas yang terjadi di Indonesia merupakan hal yang berbeda dengan gelombang panas yang terjadi di wilayah lainnya di Asia,” kata Sena dalam program Profit di CNBC Indonesia, Kamis (27/4/2023).

    Menurutnya, suhu panas di Indonesia saat ini adalah fenomena akibat adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun.

    Potensi suhu udara panas seperti itu dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

    “Saat ini (Indonesia) mengalami puncak siklus temperatur tahunan yang setiap tahun terjadi 2 kali selama setahun yaitu periode April dan Mei, dan periode nanti kali kedua pada bulan Oktober,” jelasnya.

    BMKG masih melihat bahwa kemungkinan gelombang panas terjadi Indonesia masih kecil. Karena kondisi geografi yang dikelilingi laut, maka gerakan atmosfer tersebut ke atas.

    Berbeda dengan wilayah lainnya di Asia yang mengalami gelombang panas itu memiliki tipikal wilayah yang memiliki masa darat luas. Di mana bisa terjadi umpan balik antar daratan dengan temperatur yang terus menerus naik.

    “Jadi kita melihat peluang itu di Indonesia masih kecil. Tapi masih perlu diwaspadai juga kondisi gradual peningkatan temperatur yang diakibatkan karena perubahan iklim.” pungkasnya.




    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.