Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Blokir Joe Biden Meluas, China Diam-diam Timbun Chip Samsung
    Insight News

    Blokir Joe Biden Meluas, China Diam-diam Timbun Chip Samsung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Agustus 2024Updated:6 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintahan Joe Biden makin kencang mengeluarkan kebijakan pemblokiran akses chip canggih ke China. Terbaru, Amerika Serikat (AS) berencana mengajak beberapa negara untuk turut berhenti mengekspor peralatan manufaktur chip, menurut laporan Reuters.

    Empat negara yang akan terdampak dengan aturan pemblokiran baru AS ke China adalah Israel, Taiwan, Singapura, dan Malaysia, menurut laporan tersebut.

    Menanggulangi perluasan blokir chip dari AS, raksasa teknologi China mulai bereaksi.

    Dikutip dari Reuters, Selasa (6/8/2024), Huawei, Baidu, dan beberapa startup lain mulai menimbun semikonduktor high bandwidth memory (HBM) dari Samsung Electronics. Hal tersebut berdasarkan informasi tiga sumber dalam yang dihimpun Reuters.

    Raksasa teknologi China dikatakan telah menggenjot pembelian semikonduktor Samsung untuk pengembangan AI sejak awal tahun ini. Hal ini turut berkontribusi pada 30% pendapatan chip HBM Samsung di semester pertama 2024, menurut salah satu sumber.

    Langkah China menunjukkan konsistensi negara tersebut untuk terus mengembangkan teknologi AI di tengah upaya penjegalan bertubi-tubi dari AS dan sekutunya.

    Kementerian Perdagangan AS menolak berkomentar. Namun, pada pekan lalu mengatakan AS akan terus merespons ancaman yang meningkat dan memperbarui pembatasan ekspor untuk melindungi keamanan nasional dan ekosistem teknologi AS.

    Chip HBM merupakan komponen krusial untuk mengembangkan prosesor canggih seperti GPU Nvidia yang bisa digunakan untuk melatih AI-generatif.

    Saat ini hanya ada tiga produsen besar untuk chip HBM. Masing-masing adalah SK Hynix dan Samsung dari Korea Selatan, dan Micron Technology dari AS.

    Permintaan chip China selama ini fokus pada model HBM2E yang merupakan dua generasi lebih lawas ketimbang versi paling canggih HBM3E, kata dua sumber yang familiar dengan isu ini.

    Pasalnya, booming AI membuat persaingan suplai untuk model tercanggih makin ketat.

    “Mengingat perkembangan teknologi dalam negeri belum sepenuhnya matang, permintaan China terhadap HBM Samsung menjadi sangat tinggi, karena kapasitas pabrikan lain sudah sepenuhnya dipesan oleh perusahaan AI Amerika,” kata Nori Chiou, direktur investasi di White Oak yang berbasis di Singapura.

    Sulit untuk memprediksi volume penimpunan chip HBM oleh raksasa teknologi China. Namun, Tencent dikatakan telah membelinya. Salah satu sumber mengatakan startup perancang chip Haawking baru-baru ini juga memesan chip HBM Samsung.

    Sementara itu, Huawei telah menggunakan semikonduktor HBM2E Samsung untuk mengembangkan chip AI Ascend, menurut salah satu sumber.

    Samsung dan SK Hynix menolak berkomentar. Micron, Baidu, Huawei, Tencent, dan Haawking tak merespons permintaan konfirmasi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kalah Gugatan, Google Terbukti Monopoli Mesin Pencarian





    Next Article



    Xi Jinping Balas Joe Biden, Haramkan Produk AS di Komputer PNS



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.