Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Blokir Joe Biden Makin Parah, China Marah Ditindas Amerika
    Insight News

    Blokir Joe Biden Makin Parah, China Marah Ditindas Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2024Updated:25 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintahan Joe Biden makin marah dengan memperketat aturan blokir pembuat chip terbesar asal China. Amerika dikabarkan memutus kerja sama dengan pabrik tercanggihnya setelah perusahaan memproduksi chip canggih untuk ponsel Huawei Mate 60 Pro.

    Akhir tahun lalu, Departemen Perdagangan mengirimkan puluhan surat kepada pemasok AS ke Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC), menangguhkan izin untuk menjual ke pabrik paling canggihnya.

    Meskipun banyak perusahaan telah berhenti menjual ke SMIC South, sebutan untuk unit tersebut, surat-surat tersebut menghentikan pengiriman bahan pembuat chip dan suku cadang senilai jutaan dolar dari setidaknya satu pemasok, Entegris, kata salah satu sumber, dikutip dari Reuters, Kamis (22/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Reuters tidak menemukan bukti bahwa Entegris telah melanggar undang-undang atau peraturan AS.

    Entegris mengatakan pihaknya melakukan pengiriman sesuai dengan izin ekspor yang sah dan menghentikannya setelah menerima surat dari Departemen Perdagangan yang menangguhkan izin pengiriman produk ke SMIC South.

    Perusahaan yang berbasis di negara bagian Massachusetts yang memproduksi bahan dasar pembuatan chip itu mengatakan pihaknya memantau dan mematuhi persyaratan peraturan yang berkembang untuk perdagangan internasional di industri chip.

    SMIC tidak menanggapi permintaan komentar. Huawei, Gedung Putih dan Departemen Perdagangan menolak berkomentar.

    “Ini adalah penindasan ekonomi yang nyata dan pasti akan menjadi bumerang,” kata juru bicara Kedutaan Besar China di Washington.

    “Kami mendesak pihak AS untuk berhenti memperluas konsep keamanan nasional dan menyalahgunakan kekuasaan negara untuk menekan perusahaan-perusahaan China.

    Penangguhan izin oleh Departemen Perdagangan, pertama kali dilaporkan oleh Reuters yang menunjukkan pemerintahan Biden telah mengambil tindakan terhadap SMIC di tengah meningkatnya tekanan dari Partai Republik Tiongkok untuk membendung aliran teknologi AS ke perusahaan tersebut. Serta menurunkan kemampuannya dalam membuat chip yang canggih.

    Tekanan makin meningkat sejak bulan Agustus, ketika raksasa telekomunikasi China, Huawei, mengejutkan dunia dengan ponsel baru yang ditenagai oleh chip canggih.

    Huawei Mate 60 Pro dipandang sebagai simbol kebangkitan teknologi China meskipun ada upaya Washington untuk melumpuhkan kapasitasnya dalam memproduksi semikonduktor canggih.

    Ponsel tersebut mendorong peninjauan oleh pemerintahan Biden untuk mempelajari rincian di balik chip yang menggerakkannya, semikonduktor tercanggih yang pernah diproduksi Tiongkok sejauh ini.



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.