Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Black Hole Bisa Sedot Bumi? Cek Faktanya!
    Insight News

    Black Hole Bisa Sedot Bumi? Cek Faktanya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 April 2024Updated:14 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Lubang hitam atau black hole disebut bisa menyedot obyek apapun termasuk cahaya. Lubang ini juga disebut bisa menyedot obyek seukuran planet. Lantas, apakah mungkin suatu saat bumi yang kita tempati ditelan oleh lubang hitam?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para ahli mengatakan lubang hitam memang mampu menelan obyek seperti bumi. Akan tetapi, tidak ada kemungkinan bumi bertabrakan dengan lubang hitam dalam waktu sekitar 5 miliar tahun. Profesor fisika dari University of Rhode Island, Doug Gobielle bahkan mengatakan pertemuan antara black hole dengan tata surya kita hampir tidak mungkin.

    “Kita tidak perlu khawatir, seperti halnya kita tidak mengkhawatirkan bintang yang melintasi tata surya,” ujarnya dikutip dari Newsweek, Minggu (14/4/2024).

    Asisten profesor fisika dan astronomi di Clemson University, Jonathan Zrake menguatkan pendapat Doug. Zrake mengatakan ada banyak sekali bintang di galaksi kita. Pertemuan acak di antara mereka, kata dia, sangat jarang terjadi.

    “Sama seperti kita pada umumnya tidak mengkhawatirkan bintang-bintang yang melintasi tata surya, hal ini juga dapat diperluas ke semua objek di galaksi,” kata Zrake.

    Para ahli berpendapat lubang hitam yang terdekat dengan tata surya yang ditempati bumi terlalu jauh untuk menimbulkan dampak apapun. Misalnya, lubang hitam bernama V616 Monocerotis (V616 Mon). Lubang hitam ini disebut berada pada jarak yang paling dekat dengan bumi. Namun, jarak V616 Mon dengan bumi adalah lebih dari 3.000 tahun cahaya.

    “Pada jaraknya dari Bumi, kita hanya akan menyadarinya dengan melihat langsung ke sistem dengan alat observasi. Dampaknya terhadap Bumi akan menjadi nol,” kata Doug.

    Umumnya, para ilmuwan membagi lubang hitam dalam dua kategori, yaitu bintang dan supermasif. Untuk lubang hitam bintang, memiliki massa beberapa kali lebih besar dari matahari. Sementara, lubang hitam supermasif memiliki massa jutaan hingga miliaran kali dari matahari.

    Lubang hitam bermassa bintang, seperti V616 Mon, terbentuk dari sisa-sisa bintang masif yang mati dalam ledakan kosmik dahsyat supernova. Salah satu bintang terdekat dapat membentuk lubang hitam adalah Betelgeuse, bintang paling terang kedua di konstelasi Orion.

    Menurut Zrake, Betelgeuse mendekati akhir masanya dan kemungkinan akan menghasilkan supernova sekitar 10.000 tahun mendatang. Tapi bintang ini terletak sekitar 500 tahun cahaya dan jika memang menghasilkan lubang hitam, maka tidak akan ada dampaknya terhadap Bumi.



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.