Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bitcoin Jadi Senjata Ukraina untuk Perang Lawan Rusia
    Insight News

    Bitcoin Jadi Senjata Ukraina untuk Perang Lawan Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Februari 2022Updated:14 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ketika ketegangan terus meningkat atas krisis Ukraina, sebuah laporan baru mengklaim bahwa Kyiv mengumpulkan donasi dalam bentuk Bitcoin untuk mendanai kemungkinan perang melawan Rusia.

    Menurut sebuah laporan dari perusahaan analitik blockchain Elliptic, sumbangan senilai ribuan dolar telah merembes ke organisasi non-pemerintah (LSM) dan kelompok sukarelawan. Jumlahnya disebut meningkat lebih dari 900 persen pada tahun 2021.

    Laporan tersebut menyatakan bahwa LSM dan kelompok sukarelawan yang kesal dengan korupsi pemerintah, telah mengambil tindakan sendiri untuk mendanai senjata dan pasokan medis tentara Ukraina, serta untuk pengembangan aplikasi pengenalan wajah yang mengidentifikasi apakah seseorang adalah tentara bayaran atau mata-mata Rusia.

    “Elliptic telah mengidentifikasi beberapa dompet cryptocurrency yang digunakan oleh kelompok sukarelawan dan LSM ini, yang secara kolektif telah menerima dana dengan total lebih dari USD 570.000 – sebagian besar selama setahun terakhir,” kata laporan tersebut, dilansir dari Wion News, Senin (14/2/2022)

    Menurut Elliptic, kelompok yang menerima sumbangan Bitcoin termasuk Come Back Alive yang menyediakan pelatihan, militer, dan peralatan medis, dan Pusat Myrotvorets, yang memiliki hubungan dengan pemerintah Ukraina.

    Ketika Rusia dan AS terus mengirim sinyal ancaman atas krisis Ukraina, beberapa pemimpin Eropa berusaha menengahi perdamaian untuk mencegah perang di kawasan Eropa timur.

    Emmanuel Macron dari Prancis, para menteri tinggi dari Inggris telah tiba di Moskow untuk meredakan situasi yang tegang.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.