Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bitcoin Cs Bisa Bikin Nilai Tukar Rupiah Melemah, Kok Bisa?
    Insight News

    Bitcoin Cs Bisa Bikin Nilai Tukar Rupiah Melemah, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Maret 2022Updated:25 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah memutuskan untuk meregulasi cryptocurrency (kripto) di Indonesia. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ungkap alasan di balik keputusan itu. Ternyata ada hubungannya dengan rupiah.

    Bappebti mulai mengatur kripto sejak 2019 silam. Mulai dari mengkategorikannya sebagai komoditas, memaparkan koin kripto apa saja yang bisa diperdagangkan di tanah air hingga persyaratan untuk menerbitkan kripto lokal.

    Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana memaparkan apa keuntungan aset kripto untuk negara dan ketahanan ekonomi. Hal ini ia sampaikan saat ditanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis (24/3/2022).

    Ia mengatakan, aset kripto ini diatur, karena nilai transaksinya yang cukup besar. Hingga 2021 nilai transaksi aset kripto sudah menembus di angka Rp 859,4 triliun.

    Jika aset kripto ini tidak diatur, maka yang terjadi orang yang bermain aset kripto ini akan lari ke pasar luar negeri.

    “Bisa bayangkan Rp 859 triliun itu kalau tidak ada exchanger di Indonesia anak muda ini mau main kripto di mana? pasti main di luar [negeri],” ujarnya.

    Jika bermain aset kripto di luar negeri, artinya tidak bisa pakai rupiah dan harus cari dolar. Dan akan membuat permintaan dolar tinggi bila tidak diatur. “Dampaknya pada nilai tukar rupiah melemah, karena permintaan akan dolar meningkat,” kata Wisnu.

    Informasi saja, hingga Februari 2022 sudah ada 12,4 juta orang Indonesia yang berinvestasi di kripto melalui platform perdagangan yang terdaftar di Bappebti. Sementara investor pasar modal pada akhir 2021 baru mencapai 7,48 juta.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.