Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bisnis Kacau Malah Main Bola, Bos Tencent Semprot Karyawan
    Insight News

    Bisnis Kacau Malah Main Bola, Bos Tencent Semprot Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Januari 2023Updated:5 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Tencent, Ma Huateng, memberikan komentar pedas ke para karyawannya dalam rapat town hall reguler. Menurut pimpinan yang kerap disapa Pony Ma tersebut, karyawannya malas, tidak efisien, dan kurang perhatian terhadap kebijakan pemotongan biaya operasional perusahaan.

    “Bisnis kita sedang tidak baik-baik saja, tetapi kalian malah santai-santai di akhir pekan, bermain bola,” kata Ma, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (4/1/2023).

    Kata-kata pedas ini sepertinya tak bisa dibendung lagi oleh Ma. Ia akhirnya meluapkannya setelah Tencent berdarah-darah selama 1,5 tahun belakangan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tencent merupakan raksasa China yang memiliki beragam portofolio bisnis internet, mulai dari layanan pesan singkat hingga pembayaran online.

    Yang paling terkenal, Tencent merupakan pengembang game-game populer di skala global, salah satunya Honor of Kings. Bukan cuma itu, Tencent juga berinvestasi pada Epic Games dan FromSoftware.

    Dalam sesi town hall pekan lalu, Ma mengkritisi hampir semua divisi di Tencent. Menurut dia, divisi gaming terlalu fokus ke kuantitas dan menyepelekan kualitas.

    Ia juga menyebut divisi media sosial Tencent yang dianggap sudah kalah jauh dari produk-produk ByteDance, seperti Douyin dan TikTok.

    Bahkan, Ma tidak segan-segan memarahi divisi portal berita Tencent yang merupakan salah satu layanan terlama milik sang raksasa. “Kalau mereka (divisi portal berita) masih banyak masalah, waktu mereka tak banyak,” ujarnya.

    Satu-satunya pujian yang keluar dari mulut Ma hanya soal layanan video pendek yang bisa diakses lewat platform WeChat. Menurut Ma, layanan tersebut adalah harapan untuk masa depan Tencent.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Xi Jinping Paksa Alibaba, Bytedance Cs Buka Rahasia Dapur

    (tib)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.