Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Binance.US ‘Habis’ Jika Aset Binance di Amerika Dibekukan
    Insight News

    Binance.US ‘Habis’ Jika Aset Binance di Amerika Dibekukan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juni 2023Updated:13 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Binance.US buka suara soal permintaan komisi surat berharga dan bursa Amerika Serikat (SEC) untuk membekukan seluruh terkait Binance. Jika permintaan SEC dikabulkan, seluruh bisnis Binance di AS bakal berakhir.

    Dalam pernyataan ke pengadilan, Binance.US menyatakan upaya SEC untuk membekukan aset Binance di AS adalah tindakan yang “otoriter, berlebihan, dan memberatkan.”

    “Jika pengadilan merespons permintaan SEC, pengadilan harusnya menolak. SEC mencari putusan yang tidak perlu dan tak adil. Daripada meminta putusan yang diperhitungkan dengan masak untuk mempertahankan status quo, proposal SEC akan mengakhiri bisnis BAM,” kata Binance.US dalam respons ke pengadilan seperti dikutip Coindesk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    BAM Trading Services adalah nama perusahaan di balik Binance.US. Menurut SEC, perusahaan tersebut dimiliki oleh BAM Management US Holdings, yaitu perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh pendiri Binance, Changpeng Zhao atau CZ.

    SEC menggugat Binance, Binance.US, dan CZ pada Senin pekan lalu dengan tuduhan perusahaan tersebut beroperasi sekaligus sebagai bursa surat berharga, broker, dan lembaga kliring yang tak terdaftar. Ketiga pihak juga digugat karena memperjualbelikan surat berharga yang tak terdaftar.

    Binance dan CZ juga dituduh memiliki kekuasaan untuk mengakses dana nasabah Binance.US kemudian memindahkan jutaan dolar AS ke entitas lain, seperti Merit Peak dan Sigma Chain, yang dimiliki oleh CZ.

    SEC meminta pengadilan untuk membekukan dana tersebut sampai Binance.US bisa membuktikan bahwa dana tersebut tidak bisa diakses oleh tim Binance, termasuk sang CEO CZ.

    Binance dan Binance.US telah membantah tuduhan SEC lewat blog dan Twitter.

    Pengadilan Distrik di Washington D.C. menjadwalkan sidang soal permintaan pembekuan dana pada Selasa, 13 Juni 2023 waktu setempat.

    Menurut pengacara Binance.US, pembekuan dana akan “merugikan pelanggan BAM, membuat bisnis BAM berakhir, dan membuat BAM tak bisa mempertahankan diri di pengadilan,” karena perusahaan tidak lagi punya dana untuk menggaji pegawai, vendor, dan pihak ketiga untuk mengelola teknologi.

    Pembekuan dana juga membuat mitra perbankan Binance.US cemas. Bahkan, salah satu bank telah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Binance.US.

    Sebagai alternatif pembekuan dana, Binance.US mengusulkan pengadilan untuk memerintahkan repatriasi seluruh aset ke akun yang dimiliki, dikendalikan, dan dikuasai oleh BAM, sehingga hanya bisa diakses oleh pegawai Binance.US.

    Jika alternatif tersebut disepakati, Binance.US harus memindahkan seluruh dana ke dompet baru dalam 2 minggu.

    Sebaliknya, SEC meminta pembekuan seluruh aset dan hanya memperbolehkan pembayaran gaji pegawai dan vendor. Dana Binance di AS tidak boleh digunakan untuk membayar entitas lain yang terkait dengan Binance.



    Artikel Selanjutnya


    Binance Ketahuan Gelapkan Aset Rp 164 Triliun, Ini Modusnya

    (dem/dem)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.