Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Biden Blokir Chip, Taipan China Buka-Bukaan Nasib Xi Jinping
    Insight News

    Biden Blokir Chip, Taipan China Buka-Bukaan Nasib Xi Jinping

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2023Updated:16 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) dan sekutu sedang melawan dominasi industri semikonduktor China. Salah satunya dengan melakukan pembatasan ekspor alat manufaktur chip.

    Selain itu, beberapa kali pemerintahan Joe Biden menuduh teknologi China bisa membahayakan keamanan nasional. Boikot bertubi-tubi ke China membuat negeri yang dikuasai Xi Jinping itu makin tertekan.

    Menurut pendiri dan CEO Advanced Micro-Fabrication Equipment Inc (AMEC) Gerald Yin, pemblokiran AS ke China secara komprehensif dimulai pada Oktober 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia mengatakan niat pemerintah AS untuk menghambat perkembangan teknologi China sudah jelas kala itu. Konsekuensinya, pengembangan industri semikonduktor China diklaim melambat hingga 5 generasi.

    Dikutip dari SCMP, Rabu (16/8/2023), Yin mengatakan dari 2019 hingga saat ini, AS di bawah kepemimpinan Donald Trump hingga Joe Biden telah mengimplementasikan 15 regulasi pembatasan yang berkaitan dengan industri semikonduktor China.

    Menurut dia, teknologi manufaktur chip China sudah tertinggal 5 generasi ketimbang negara lainnya, termasuk untuk pemrosesan teknologi 14 nanometer.

    SMIC merupakan salah satu dari beberapa produsen di China yang telah menguasai produksi chip 14 nanometer. Namun, pada akhir Mei 2023, perusahaan tiba-tiba menghapus informasi tentang solusi teknologi 14 nanometer di situs resminya.

    Dalam laporan kinerja keuangan di dua kuartal 2023 berturut-turut, perusahaan juga tak membahas soal teknologi chip 14 nanometer.

    Yin terang-terangan menyalahkan AS atas melambatnya progress industri chip China. Namun, ada juga yang menyebut bahwa industri semikonduktor China sejatinya tetap bertumbuh subur.

    Hingga kini, ada lebih dari 200 perusahaan China yang bergerak di sektor peralatan komponen semikonduktor. Di saat bersamaan, pelarangan ekspor AS berpengaruh terhadap perusahaan China, sebab beberapa alat impor yang dibutuhkan sulit didapatkan.



    Artikel Selanjutnya


    China Blokir Chip AS, Biden Siap Lempar ‘Bom’ ke Xi Jinping

    (fab/fab)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.