Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BI Punya Bukti Terbaru, Kiamat Uang Kertas di Depan Mata!
    Insight News

    BI Punya Bukti Terbaru, Kiamat Uang Kertas di Depan Mata!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2022Updated:24 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada fakta baru mengenai kebiasaan masyarakat Indonesia dalam penggunaan uang dalam transaksi.

    Bank Indonesia (BI) memberikan paparan bahwa makin ‘ogah’ melakukan transaksi melalui menggunakan uang kartal, baik uang kertas maupun logam.

    Pasalnya, saat ini banyak masyarakat di Indonesia lebih senang melakukan transaksi ekonomi dan keuangan secara digital.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, transaksi ekonomi dan keuangan digital yang meningkat ditopang oleh meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan, dan kemudahan sistem pembayaran digital. serta akselerasi digital banking.

    BI mencatat, nilai transaksi uang elektronik pada kuartal III-2022 tercatat tumbuh 35,79% (year on year/yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 32,27% (yoy) hingga mencapai Rp 404 triliun.

    Nilai transaksi digital banking pada kuartal III 2022 meningkat 29,47% (yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 30,19% (yoy) hingga mencapai Rp 53.144 triliun,” jelas Perry dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu.

    Di sisi lain, uang kartal yang diedarkan (UYD) pada kuartal III-2022 hanya meningkat 7,61% (yoy).

    Di satu sisi, Bank Indonesia juga terus memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI, termasuk peredaran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022.

    Adapun uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 13,5% (yoy) dan 9,1% (yoy).

    Untuk mendorong inovasi sistem pembayaran, Perry bilang BI akan terus melakukan persiapan implementasi QRIS Tarik Transfer Setor (TTS) setelah piloting serta terus melanjutkan perluasan QRIS antarnegara.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos BI Ungkap Bukti Baru, Kiamat ATM Sudah di Depan Mata

    (dem)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.