Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BI Bocorkan Rencana Ini, Kiamat Kartu Debit Kian Dekat?
    Insight News

    BI Bocorkan Rencana Ini, Kiamat Kartu Debit Kian Dekat?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juli 2022Updated:15 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tak dapat dimungkiri digitalisasi sudah di depan mata. Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, digitalisasi merupakan masa depan ekonomi dan ekosistem Indonesia.

    Di Bank Indonesia, kata Destry, mereka terus mengembangkan sistem pembayaran. Sehingga dapat memberikan lebih banyak peluang baru dan juga meminimalkan hambatan bagi para pemain dan juga menurunkan biaya transaksi.

    “Dan satu hal yang juga ingin saya tekankan, yang terjadi saat ini adalah adanya kebutuhan yang sangat kuat untuk membuat pembayaran lintas negara menjadi lebih efisien,” ujarnya dalam diskusi bertajuk Advancing Digital Economy And Finance: Government And Industry Strategy On Digitalization, Jumat (15/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk mendukung inisiatif ini diperlukan terobosan teknologi dan regulasi, juga kerja sama yang kuat antara institusi-asosiasi, terutama dalam hal mengedukasi masyarakat.

    Seperti yang telah diketahui, BI telah memperkenalkan QRIS, QR standar Indonesia. Dan saat ini pengguna QRIS sebagian besar adalah pedagang untuk UKM sekitar 90%.

    Kode QRIS kini sangat mudah ditemui di banyak toko dan gerai, baik di mal maupun pusat perbelanjaan tradisional. Bahkan, mesin EDC yang tadinya hanya menerima kartu debit atau kartu kredit juga bisa digunakan untuk pembayaran menggunakan QRIS.

    “Ya, saat ini kami sudah memiliki 19 juta. Jadi 90% pengguna dari 19 juta merchant saat ini sebenarnya adalah UKM,” kata dia.

    Ke depannya, BI akan mulai mengembangkan penggunaan QRIS dengan melakukan ekspansi ke segmen menengah ke atas dengan meningkatkan limit transaksi. 

    Kalau saat pertama kali launching di tahun 2019 limit transaksinya hanya Rp 2 juta, sekarang BI tingkatkan secara bertahap seiring dengan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan platform ini.

    “Kita tingkatkan sekarang menjadi Rp 5 juta pertama dan kemudian sekarang Rp 10 juta, dan dapat ditingkatkan lebih lanjut karena respons dari orang-orang sangat antusias dengan ini jenis QRIS,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Rupiah Digital Siap Meluncur, Kripto Tetap Dilarang

    (dem)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.