Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Betul Profesi IT ‘Kebal Resesi’? Ini Kata Perancang App Gojek
    Insight News

    Betul Profesi IT ‘Kebal Resesi’? Ini Kata Perancang App Gojek

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juli 2022Updated:25 Juli 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peringatan tentang resesi banyak digaungkan. Inflasi terus melonjak sehingga menyebabkan kekacauan di pasar saham, dan perusahaan mulai bersiap untuk yang terburuk dengan PHK, pembekuan perekrutan dan dalam beberapa kasus ekstrem hingga membatalkan tawaran pekerjaan.

    “Prospek pekerjaan akan menjadi jauh lebih buruk dalam beberapa bulan ke depan,” kata Laurence Ball, seorang profesor ekonomi di Universitas Johns Hopkins, mengatakan kepada CNBC Internasional, dikutip Senin (25/6/2022).

    Jika berpikir untuk beralih profesi, Anda harus tahu bahwa meskipun tidak ada pekerjaan yang benar-benar tahan resesi, industri tertentu cenderung bernasib lebih buruk daripada yang lain selama penurunan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selama resesi yang berlangsung dari 2007 hingga 2009 di Amerika Serikat, sektor konstruksi dan manufaktur mengalami penurunan yang cukup besar dalam pekerjaan, menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja.

    Itu karena selama perlambatan ekonomi, orang biasanya membatasi pengeluaran mereka dan menunda pembelian besar, termasuk mobil dan rumah baru, kata Karen Dynan, seorang profesor ekonomi di Universitas Harvard dan mantan kepala ekonom di Departemen Keuangan AS.

    Namun di satu sisi, Ball dan Dynan mengatakan industri paling “tahan resesi” yang menawarkan keamanan kerja selama kemerosotan ekonomi meliputi kesehatan, pemerintah, komputer dan teknologi informasi, dan pendidikan.




    Foto: Alamanda Shantika Santoso (Instagram/alamandas)

    Pernyataan ini pun diamini oleh Presiden Direktur Binar Academy Alamanda Shantika. Ia mengatakan dari sekian banyak industri yang terkena dampak perlambatan ekonomi, tentunya tidak ada industri yang tahan resesi, industri tertentu cenderung lebih mengalami dampak yang buruk daripada yang lain selama pada masa-masa ini.

    Termasuk pekerjaan yang terkait dengan teknologi juga terkena dampak, tetapi memang tidak terlalu signifikan. Karena teknologi adalah enabler untuk berbagai industri. Resesi saat ini, menurutnya, telah mendorong aktivitas online lebih banyak dilakukan.

    “Sekarang ini kita belajar, bekerja, berkomunikasi, dan streaming melalui online lebih sering daripada sebelumnya. Sehingga pekerjaan terkait komputer atau IT tidak terpengaruh besar oleh economic downturn,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

    Ia optimistis bahwa kondisi yang terjadi saat ini hanya berlangsung sementara dan akan ada titk balik bagi pelaku industri teknologi untuk naik lagi ke posisi semula. Tetapi tentunya harus ditopang dengan berbagai produk yang tepat dengan permintaan pasar (market fit) dan menjawab permasalahan yang ada.

    Selain itu, Alamanda yakin otomatisasi akan membantu mendukung perekonomian. “Pada masa yang akan datang teknologi akan kian menjadi mesin dalam mendorong pemulihan ekonomi serta memungkinkan terjadinya banyak efisien bisnis dan memudahkan replikasi produk secara optimal,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Terungkap! Biang Kerok yang Bikin Bisnis Startup Gagal di RI

    (dem)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.