Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Berlagak Kerja Pakai Keyboard Palsu, Puluhan Karyawan Bank Dipecat
    Insight News

    Berlagak Kerja Pakai Keyboard Palsu, Puluhan Karyawan Bank Dipecat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Juni 2024Updated:26 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah karyawan dari bank Wells Fargo dipecat bulan lalu. Penyebabnya mereka ketahuan berpura-pura kerja dengan menggunakan keyboard palsu.

    Bank telah melakukan penyelidikan terkait tuduhan karyawan yang pura-pura bekerja. Dari tinjauan itu akhirnya keputusan pemecatan dilakukan.

    “Setelah meninjau tuduhan yang melibatkan simulasi aktivitas keyboard yang menciptakan kesan kerja yang aktif,” kata perusahaan pada pengajuan ke Otoritas Regulasi Industri Keuangan (FINRA) soal alasan pemecatan dikutip dari Quartz, Rabu (26/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Seorang juru bicara angkat bicara soal laporan ini. Menurutnya, perusahaan tidak bisa mentoleransi perilaku tidak etis dari karyawannya tersebut.

    “Wells Fargo memiliki standar tinggi untuk karyawan dan tidak menoleransi perilaku tidak etis,” ucapnya.

    Alat seperti mouse jigglers bisa digunakan untuk membuat mouse seperti bergerak. Ini juga dapat membuat komputer tetap terjaga dan tak masuk dalam mode tidur saat tidak aktif digunakan.

    Produk-produk seperti itu sangat populer saat pandemi, selama pekerja melakukan pekerjaan dari jarak jauh. Dengan alat tersebut membuat mereka bisa berpura-pura bekerja tanpa diawasi bos secara langsung.

    Work from home (WFH) atau sistem bekerja jarak jauh memang jadi perdebatan setelah dipraktikkan selama pandemi. Salah satunya khawatir mengenai keterlibatan karyawan dalam pekerjaan mereka.

    Hal tersebut juga ditemukan dalam laporan State of the Global Workplace dari Gallup. Catatan terbaru mereka menemukan 62% pekerja di seluruh dunia tidak terlibat dalam pekerjaannya.

    Sementara 15% pekerja menyebutkan dirinya tidak terlibat secara aktif. Menurut mereka, dirinya memiliki manajer yang buruk atau pekerjaan yang buruk dan aktif mencari yang baru.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.