Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bencana yang Paling Sering Terjadi di Februari 2024, Banjir Dominan
    Inspiring You

    Bencana yang Paling Sering Terjadi di Februari 2024, Banjir Dominan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Maret 2024Updated:2 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama bulan Februari 2024, ada banyak bencana alam di Indonesia. Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 27 kejadian bencana alam di Indonesia selama periode 19-25 Februari 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Adapun bencana paling banyak terjadi adalah banjir. Setidaknya ada 16 kejadian banjir atau 59% dari total bencana pada periode tersebut.

    “Meskipun pemberitaan di media didominasi oleh cuaca ekstrem, tetapi dari data yang dilaporkan ke BNPB itu (mayoritas) masih bencana banjir,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, beberapa waktu lalu.

    Sumatera Utara menjadi provinsi yang paling banyak dilanda bencana banjir, yakni ada empat kejadian banjir di provinsi tersebut. Jambi, Jawa Barat, dan Jawa Timur sama-sama dilanda dua kejadian banjir. Lalu, tiga kejadian lainnya tersebar di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan.

    Kejadian bencana terbanyak berikutnya pada bulan Februari adalah cuaca ekstrem dengan 5 kejadian. Kemudian, diikuti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan lima kejadian.

    Lalu gempa bumi, dan erupsi gunung api 1 kejadian. Sementara, tidak ada satupun bencana kekeringan, gelombang pasang/abrasi, dan tsunami hingga bulan Februari. BNPB mencatat, seluruh bencana alam yang terjadi sepekan terakhir ini mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 47 orang luka-luka, serta 12.730 orang menderita dan mengungsi.

    Terlepas dari hal tersebut, seluruh bencana tersebut juga menimbulkan kerugian materi, seperti 1.775 rumah terendam, 1.726 rumah rusak, 4 jembatan rusak, 1 fasilitas pendidikan rusak, dan 2 fasilitas peribadatan rusak.

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.