Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Benarkah Data yang Dibocorkan Bjorka dari PeduliLindungi?
    Insight News

    Benarkah Data yang Dibocorkan Bjorka dari PeduliLindungi?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2022Updated:16 November 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bjorka kembali mengumumkan menjual 3,2 miliar data dari PeduliLindungi. Pengamat keamanan siber dan Chairman CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) Pratama Persadha buka suara soal kevalidan data tersebut.

    Dia menjelaskan dari 3,2 miliar data ukuran totalnya mencapai 157 GB jika tidak dikompres. Data sampel yang ditawarkan terbagi menjadi 5 file yakni Data Pengguna 94 juta, Akun 94 juta, Data Vaksinasi 209 juuta, Data Riwayat Check-in 1,3 miliar dan 1,5 miliar data Riwayat Pelacakan Kontak.

    “Saat dicek apakah data ini valid menggunakan aplikasi pengecek nomor KTP, maka data ini benar valid terdata di data kependudukan. Dan jika diperiksa lebih lanjut pada sample datanya, ada banyak kordinat lokasi yang bertepatan dengan fitur Check-in PeduliLindungi di tempat – tempat publik,” tulisnya dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, dikutip Rabu (16/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menjelaskan jika sumber datanya masih belum jelas. Selain itu, Pratama menambahkan terkait keaslian data dikembalikan kepada instansi yang membuat aplikasi PeduliLindungi.

    “Sampai saat ini sumber datanya masih belum jelas, Namun soal asli atau tidaknya data ini hanya instansi yang terlibat dalam pembuatan aplikasi peduliLindungi yaitu Kominfo, Kementrian BUMN, Kemenkes dan Telkom. Dan juga sangat disayangkan data yang sangat sensitif ini tidak maksimal pengamanannya, misalnya dengan melakukan enkripsi datanya. Jalan terbaik harus dilakukan audit dan investigasi digital forensic untuk memastikan kebocoran data ini dari mana”, ungkap Pratama.

    Sistem informasi aplikasi yang datanya bocor tersebut perlu dicek lebih dulu. Jika ada lubang keamanan, Pratama menjelaskan kemungkinan besar memang ada peretasan dan pencurian data.




    Foto: Bjorka (Tangkapan Layar via Twitter @bjorkanisme)

    Namun jika tidak ditemukan celah keamanan dan jejak peretasan setelah melakukan pengecekan serta digital forensik, Pratama mengatakan kemungkinan data tersebut bocor oleh orang dalam.

    Pratama menjelaskan kebocoran data bukan hanya karena serangan siber oleh para hacker. Namun juga bisa disebabkan oleh human erorĀ atau tindakan orang dalam serta adanya kesalahan pada sistem informasi tersebut.

    “Dan bila benar ini data PeduliLindungi, maka berlaku pada Pasal 46 UU PDP ayat 1 dan 2, yang isinya bahwa dalam hal terjadi kegagalan perlindungan data pribadi maka pengendali data pribadi wajib menyampaikan pemberitahuan secara tertulis, paling lambat 3 x 24 jam,” jelas Pratama.

    “Pemberitahuan itu disampaikan kepada subyek data pribadi dan Lembaga Pelaksana Pelindungan Data Pribadi (LPPDP). Pemberitahuan minimal harus memuat data pribadi yang terungkap, kapan dan bagaimana data pribadi terungkap, dan upaya penanganan dan pemulihan atas terungkapnya oleh pengendali data pribadi”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Menebak Sosok di Balik Akun Hacker Bjorka, Benarkah Orang RI?

    (npb/roy)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.