Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Belum Pernah Kena Covid, Lebih Rentan Terinfeksi Varian Baru?
    Insight News

    Belum Pernah Kena Covid, Lebih Rentan Terinfeksi Varian Baru?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Agustus 2022Updated:14 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sudah lebih dari dua tahun dan banyak orang yang terkena Covid-19 setidaknya satu kali. Namun masih ada beberapa orang yang hingga kini masih belum terinfeksi virus tersebut.

    Tapi mereka yang belum terkena Covid-19 memiliki antibodi yang lebih rendah dibandingkan yang sudah terinfeksi. Spesialis penyakit menular dan direktur medis asosiasi pencegahan Yale Medicine, Scott Roberts, menjelaskan perbedaan tingkat perlindungan berbeda dari Covid-19.

    Individu yang memiliki perlindungan tertinggi adalah yang telah divaksinasiĀ dan terinfeksi. Di belakangnya adalah yang divaksinasi dan belum terinfeksi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jauh tertinggal adalah mereka telah terinfeksi namun belum divaksinasi atau tidak divaksin sama sekali. Kekebalan terendah dimiliki individu yang belum divaksinasi atau terinfeksi.

    Salah satu alasan mereka yang belum terinfeksi Covid-19 adalah karena gen. Roberts mengatakan ada beberapa orang dengan HIV yang disebut ‘pengendali elit’ dan orang tersebut memiliki gen yang mencegah virus menyebar.

    Meski tidak dikonfirmasi, para ilmuwan tidak mengesampingkan hal yang sama terjadi pada Covid-19. “Ada kemungkinan orang punya gen atau sesuatu yang membuat sistem kekebalan mereka berfungsi dengan cara yang berbeda,” ungkap Roberts, dikutip dari Health, Minggu (14/8/2022).

    “Mungkin mereka tidak memiliki reseptor yang diikat kuat oleh virus untuk memasuki sel”.

    National Institute of Health mendukung penelitian yang mempelajari peran genetika dalam risiko Covid-19. Para peneliti belum menemukan gen yang membuat individu kenal pada Covid-19, tapi mereka menunjukkan bukti gen seseorang bisa mempengaruhi perjalanan infeksi seseorang.

    Laman Health menuliskan ada berbagai penjelasan ada orang yang berhasil lolos dari virus menular seperti Covid-19. Salah satu teorinya adalah orang-orang tersebut mungkin memiliki virus namun tidak mengetahuinya.

    Ini berasal dari sebuah penelitian sekitar 40% infeksi Covid-19 tidak menunjukkan gejala. Hal tersebut terjadi pada anak-anak dan kelompok dewasa muda, dan mereka dengan gejala sangat ringan mungkin hanya mengabaikannya.

    “Kemungkinan besar, orang tidak tahu mereka telah terinfeksi,” kata Roberts.

    “Studi yang memeriksa antibodi pada Covid mendukung teori ini karena orang-orang tersebut menunjukkan antibodi saat Anda melakukan tes tersebut dibandingkan dengan yang benar-benar melaporkan infeksi”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Vaksin Booster Tingkatkan Antibodi Lawan Covid, Ini Buktinya

    (npb/npb)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.