Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Belum Dapat Dosis 2 Lebih dari 6 Bulan? Silakan Vaksin Ulang
    Insight News

    Belum Dapat Dosis 2 Lebih dari 6 Bulan? Silakan Vaksin Ulang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Februari 2022Updated:19 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat yang belum mendapat dosis vaksin Covid-19 kedua lebih dari enam bulan wajib untuk mengulang program vaksinasi. Vaksin tersebut boleh menggunakan jenis yang sama dengan sebelumnya atau berbeda.

    “Kepada masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua dalam waktu lebih dari enam bulan, vaksinasi primernya akan dihitung diulang kembali. Vaksinnya bisa menggunakan platform atau jenis yang berbeda dengan vaksin sebelumnya,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers online, Rabu (16/2/2022).

    Dia menjelaskan ada 2,4 juta masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan dosis kedua dalam waktu enam bulan atau lebih. Biasanya interval jarak penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua di Indonesia selama 14 hari hingga 28 hari.

    Selain itu pemerintah juga mengizinkan masyarakat bisa mendapatkan dosis kedua vaksin yang berbeda platform dari dosis sebelumnya. Dengan catatan menerima vaksin pertama belum sampai enam bulan.

    Siti Nadia mengatakan hal ini juga sesuai dengan rekomendasi dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

    “Hal ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin Covid-19 di daerah masing-masing,” terangnya.

    Menurutnya, mereka yang sudah divaksin memang masih bisa terinfeksi Covid-19. Ini berasal dari kasus infeksi Covid-19 varian omicron yang ada di Indonesia.

    Namun dia menambahkan, orang yang terinfeksi dan sudah mendapatkan vaksinasi biasanya bergejala ringan maupun tanpa gejala (OTG).

    “Vaksin yang dipakai bermanfaat mencegah infeksi menjadi berat,” kata Siti Nadia.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.