Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Belum Ada yang Ngaku, Roket Siapa Nih yang Tabrak Bulan?
    Insight News

    Belum Ada yang Ngaku, Roket Siapa Nih yang Tabrak Bulan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah roket diduga menghantam permukaan Bulan dan menghasilkan kawah kembar pada bulan Maret lalu. Dua roket diduga jadi ‘pelaku’ tabrakan tersebut.

    Pelaku pertama adalah Falcon 9 milik SpaceX yang diluncurkan pada 2015, ungkap laporan dari New York Times. Spekulasi muncul karena roket tersebut ditemukan saat mendekati Bulan.

    Temuan itu berasal dari pengembang software astronomi Project Pluto, Bill Gray pada bulan Januari lalu. Namun insinyur NASA mengatakan lintasan peluncuran tidak sesuai dengan orbit roket.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Sebuah roket menghantam Bulan pada 4 Maret 2022, menciptakan dua kawah di permukaan Bulan.Foto: dok NASA
    Sebuah roket menghantam Bulan pada 4 Maret 2022, menciptakan dua kawah di permukaan Bulan.

    Spekulasi lain adalah roket milik China Long March 3C yang diluncurkan pada Oktober 2014 lalu. Menurut para peneliti, obyek tersebut memancarkan panjang gelombang cahaya yang mirip dengan roket lainnya.

    Namun pihak China membantah spekulasi tersebut. Alasannya roket pembawa pesawat antariksa Chang’e 5 T1 terbakar saat masuk ke atmosfer Bumi, dikutip dari Popsci, Kamis (7/7/2022)

    Sebagai informasi, meski tabrakan terjadi pada Maret lalu, para astronom baru menemukan lokasi dan kawah ganda tersebut tanggal 24 Juni 2022.

    Hantaman roket menghasilkan sebuah kawah di bagian timur berdiameter 18 meter yang tumpang tindih dengan kawah barat berukuran 16 meter.

    Kawah ganda itu tercipta kemungkinan karena badan roket memiliki massa yang besar di tiap ujungnya. Sejauh ini tidak ada kejadian tabrakan di Bulan yang menghasilkan kawah ganda, meskipun kawah Apollo SIV-B lebih besar.

    Gambar kawah kembar itu diambil oleh Lunar Reconnaissance Orbiter NASA, yang memang bekerja untuk memotret permukaan Bulan sejak 2009. Namun pesawat tidak mengamati momen tabrakan bulan Maret lalu.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    China Bantah Roket Antariksa Miliknya Bakal Tabrak Bulan


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.