Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Beda Tanggal Idul Adha Muhammadiyah, Ini Kata Ahli BRIN
    Insight News

    Beda Tanggal Idul Adha Muhammadiyah, Ini Kata Ahli BRIN

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juni 2023Updated:14 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perayaan Idul Adha tahun ini kemungkinan akan dilaksanakan berbeda. Kondisi serupa sebelumnya juga terjadi pada Idul Fitri lalu.

    Perbedaan tersebut diungkapkan oleh Profesor Riset Astronomi-Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin. Yakni terkait kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), serta kriteria astronomi Odeh.

    Sebagai informasi, Mabims ditetapkan berdasarkan tinggi Bulan minimal 3 derajat, elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat dari aplikasi Astronomis PP Persis. Metode Odeh merujuk pada pengamatan aplikasi Accurate Time.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pada 18 Juni 2023, hilal tidak mungkin terlihat di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara secara umum,” kata dia, dikutip dari blog personalnya.

    Idul Adha tahun 2023 ini akan jatuh pada 29 Juni 2023. Namun Thomas mengatakan menunggu hasil sidang isbat mendatang.

    Kepastiannya menunggu keputusan sidang Itsbat,” ujarnya.

    Sedangkan dengan kriteria Mabims dan Odeh, hilal dapat terlihat di Arab Saudi pada 18 Juni 2023. Dengan begitu, awal Dzulhijjah jatuh pada 19 Juni dan pelaksanaan Idul Adha tanggal 28 Juni 2023.

    Pada 18 Juni nanti, posisi Bulan pada maghrib tanggal 18 Juni 2023 adalah 2,1 derajat. Tinggi ini disebut sanga rendah, dan hilal menjadi sangat tipis.

    Dengan fakta tersebut membuat hilal pada 18 Juni 2023 menjadi tidak mungkin. Jadi 1 Dzulhijjah jatuh pada 20 Juni 2023.

    Di Makkah pada 18 Juni 2023, tinggi Bulan sudah 4,6 derajat. Sementara elongasi geosentriknya 7 derajat. Denga begitu hilal mungkin bisa ditetapkan 18 Juni mendatang.


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.