Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Batam Banjir Sumber Dolar Baru RI, Investor Sampai Antre
    Insight News

    Batam Banjir Sumber Dolar Baru RI, Investor Sampai Antre

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id  – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan makin banyak perusahaan data center yang menyatakan minat untuk masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park di Batam. Kemenko Perekonomian menyebut saat ini sudah ada 10 perusahaan yang menyatakan komitmen, sedangkan 6 perusahaan lainnya masih antre untuk masuk.

    “Sekarang ada 10 yang komitmen, yang sedang antre ada 6,” kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso di sela acara Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 di Jakarta, dikutip Jumat, (19/7/2024).

    Susiwijono mengatakan dari 10 perusahaan yang sudah menyatakan komitmen, ada 9 perusahaan yang sudah mulai membangun gedung. Dia mengatakan dalam pembangunan data center ini, pemerintah sangat memperhatikan kecukupan pasokan listrik dan air.

    Dia belum menyebutkan nilai investasi perusahaan data center tersebut. Namun, dia mengatakan perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan korporasi data center terbesar di dunia. Salah satunya, kata dia, merupakan perusahaan pengembang data center berbasis artificial intelligence (AI), yaitu GDC.

    “Kalau yang lainnya kan internet data center,” kata dia.

    Susiwijono mengatakan untuk 6 perusahaan lain yang sedang antre, mereka berasal dari berbagai negara mulai dari China sampai Amerika Serikat.

    Namun, dia mengatakan pemerintah belum menyetujui enam perusahaan itu untuk masuk karena keterbatasan lahan, serta kecukupan suplai listrik dan air. Dia mengatakan pemerintah tengah mencari perluasan lahan untuk 6 perusahaan itu.

    “Nongsa Digital Park itu lahannya terbatas, yang ada sekarang cukup untuk 10, termasuk untuk kebutuhan suplai listrik dan air. Data center itu butuh listrik dan air yang besar sekali,” katanya.

    Saksikan video di bawah ini:

    Bangun Hyperscale Data Center di Batam, Telkom Sambut Era Revolusi AI





    Next Article



    Video: Prospek NDP Batam Jadi Pusat & Penarik Investasi Teknologi RI



    (dem/dem)

    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.