Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bapak Internet Kasih Peringatan Keras ke Google dan Microsoft
    Insight News

    Bapak Internet Kasih Peringatan Keras ke Google dan Microsoft

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2023Updated:16 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pertarungan sengit raksasa teknologi menyoal kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) antara Google dan Microsoft membuat Vint Cerf angkat bicara. Pria yang disebut sebagai Bapak Internet mengingatkan kedua perusahaan untuk tidak terburu-buru untuk kesepakatan bisnis terkait teknologi tersebut.

    Dalam sebuah acara konferensi, dia juga meminta para peserta untuk tidak tergesa-gesa berinvestasi ke AI hanya karena jadi topik hangat. Cerf meminta orang-orang lebih bijaksana menanggapi teknologi tersebut.

    “Jadilah bijaksana. Anda benar bahwa kami tidak selalu bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan teknologi ini dan sejujurnya sebagian besar masalahnya adalah orang,” kata Cerf dalam sebuah acara dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (15/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Seperti diketahui, ChatGPT meraih popularitas dengan cepat. Google yang seakan tak mau ketinggalan juga baru saja merilis chatbot bernama Bard.

    Selain itu Cerf juga meminta orang-orang mempertimbangkan terkait etika. Selain juga mengingatkan terkadang teknologi bisa tidak berfungsi dengan baik.

    “Ada masalah etika di sini yang saya harap beberapa dari Anda mempertimbangkannya,” kata Cerf yang merupakan mantan vice president dan ‘chief evangelist’ Google.

    “Semua orang bicara mengenai ChatGPT atau versi Google itu [Bard] dan kami tahu itu tidak selalu berfungsi seperti yang diinginkan”.

    Cerf juga mengaku mencoba menggunakan chatbot memintanya memberikan biografinya tentang dirinya. Namun hasilnya, dia mengatakan mengandung ketidakakuratan.

    Menurutnya, masalah pada beberapa kasus penggunaan teknologi bisa menimbulkan konsekuensi. Jadi, penting untung mencari cara agar potensinya menjadi sangat kecil.

    “Tergantung pada aplikasinya, cerita fiksi yang tidak terlalu bagus adalah satu hal. Memberi nasihat pada seseorang…bisa menimbulkan masalah medis. Mencari tahu cara meminimalkan potensi kasus terburuk sangat penting,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    TikTok-IG Minggir, Aplikasi Pembunuh Google Cetak Sejarah!

    (tib)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.