Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Banyak Vaksin Covid-19 Expired, Kemenkes Lakukan Ini
    Insight News

    Banyak Vaksin Covid-19 Expired, Kemenkes Lakukan Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2022Updated:31 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah tidak akan menerima vaksin gratis dari donasi negara-negara lain hingga bulan April 2022 mendatang. Ini menjadi salah satu langkah mengatasi masalah expiry date vaksin Covid-19.

    “Hingga April 2022 tidak akan menerima vaksin donasi, mengingat kapasitas penyimpanan yang terbatas dan ketersediaan vaksin yang sejalan dengan laju pelaksanaan vaksinasi,” kata Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, I Gede Ngurah Swajaya, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI, Rabu (30/3/2022).

    Selain itu, dia menjelaskan Indonesia akan selektif dan tegas pada negara yang melakukan dose-sharing vaksin Covid-19. Yakni dengan menekankan lama waktu masa simpan obat dan durasi yang diterima 2/3 dari masa simpan.

    Menurutnya, pihak Kementerian Luar Negeri juga berupaya memfasilitasi permintaan BPOM. Ini dalam rangka melakukan uji stabilitas vaksin jadi masa simpan bisa diperpanjang.

    “Kemlu akan terus berupaya memfasilitasi permintaan data dari BPOM untuk menguji stabilitas vaksin, sehingga masa simpan vaksin dapat diperpanjang,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan hingga 25 Maret sudah ada vaksin yang lewat masa pakai atau expired di masing-masing provinsi. Terbanyak berada di Jawa Tengah sebanyak 1,1 juta dosis, lalu diikuti dengan Jawa Timur serta Jawa Barat.

    “Hampir semua provinsi ada vaksin yang expired. Paling banyak AstraZeneca,” kata Maxi.

    Sementara itu hingga 31 Maret 2022 juga ada sejumlah vaksin yang dilaporkan akan expired mencapai 1,078 juta dosis. Terbanyak berada di Bali dan Nusa Tenggara Timur.

    Untuk jenis vaksin yang akan masuk masa expiry date adalah AstraZeneca. Serta sebagian juga berasal dari Sinovac, yang dikatakan Maxi diperuntukkan untuk anak dan mudah cari sasaran.

    “Akan tambah di daerah 1,075 juta akhir bulan ini. Mudah-mudahan bisa selesai separuh di dua hari ini,” terang Maxi.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.