Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bank Kripto Bangkrut, Utang Triliunan ke Kembar Facebook
    Insight News

    Bank Kripto Bangkrut, Utang Triliunan ke Kembar Facebook

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Januari 2023Updated:20 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan penyedia pinjaman kripto, Genesis, mengajukan status bangkrut. Bandar kripto tersebut terimbas keruntuhan bursa kripto FTX dan penyedia pinjaman kripto lain, BlockFi.

    Genesis Global Capital telah membekukan penarikan aset kripto nasabah sejak 16 November, setelah FTX bangkrut. Mereka menyatakan aset dan kewajiban berkisar antara US$ 1 miliar hingga US$ 10 miliar dan 100.000 kreditur. Perusahaan induk Genesis, Genesis Global Holdco, mengaku memiliki dana tunai US$ 150 juta untuk mendukung upaya restrukturisasi perusahaan lewa penjualan ekuitas.

    Reuters melaporkan bahwa Genesis mengajukan proses bangkrut di tengah sengketa dengan Gemini, perusahaan kripto milik Cameron dan Tyler Winklevoss. Kembar bersaudara tersebut terkenal dalam sengketa dengan Mark Zuckerberg soal pencurian ide pendirian Facebook.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Si kembar Winklevoss menyatakan Genesis berutang lebih dari US$ 900 juta (sekitar Rp 13,5 triliun) ke 340.000 investor di Earn, produk kripto hasil kerja sama Genesis dan Gemini. 

    Satu jam setelah pengajuan bangkrut Genesis, Cameron melontarkan tweet yang menyatakan kreditur Earn tidak kunjung menerima penawaran yang adil.

    Genesis adalah makelar perdagangan kripto untuk institus finansial seperti dana kelolaan dan manajer aset. Mereka membukukan hampir US$3 miliar dalam bentuk pinjaman pada akhirt kuartal III/2022, merosot tajam dari US$11,1 miliar pada periode yang sama 2021.

    Sepanjang 2022, Genesis meneruskan pinjaman kripto senilai US$13,6 miliar dan menjadi perantara perdagangan US$116,5 miliar dalam aset kripto.

    Dua entitas yang berutang paling banyak ke Genesis adalah Three Arrows Capital dan Alameda Research. Kedua perusahaan telah menyatakan bangkrut.

    Perusahaan penyedia pinjaman kripto, bertindak seperti bank untuk aset kripto. Namun mereka tidak dibebani kewajiban aset minimum seperti bank tradisional.

    Setelah asetnya membengkak seiring meroketnya harga aset kripto selama pandemi, para “bank kripto” berguguran setelah pandemi. Jatuhnya harga aset kripto membuat nilai jaminan yang mereka pegang anjlok sehingga banyak debitur dan nasabah rugi besar.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.