Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Banjir Besar 2020 di Jakarta Bisa Terulang, BMKG Ungkap Tandanya
    Insight News

    Banjir Besar 2020 di Jakarta Bisa Terulang, BMKG Ungkap Tandanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Desember 2024Updated:5 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi banjir 2020 bisa terulang kembali. Temuan ini berdasarkan fenomena yang terjadi di Indonesia selama akhir tahun 2024.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan seruak dingin yang terjadi saat ini berasal dari dataran tinggi Siberia. Lembaga tersebut telah mendeteksi potensi masuknya sejak minggu lalu.

    Kemungkinan pergerakannya akan mencapai Indonesia pada pertengahan hingga akhir Desember mendatang. Seruak dingin sendiri menyebabkan adanya angin kencang, gelombang tinggi, hingga curah hujan yang meningkat.

    Terdapat dua skenario yang mungkin terjadi. Salah satunya, yang disebut Dwikorita terburuk adalah banjir 2020 di Jakarta

    “Skenario terburuk, meningkatkan curah hujan dengan intensitas yang ekstrem. Contoh yang sudah terjadi di tahun 2020 di bulan Januari kondisi terparah adalah Jabodetabek banjir saat itu. Itu akibat kami mendeteksi seruak udara dingin tadi,” jelas Dwikorita dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Rabu (4/12/2024).

    Sementara itu skenario teringan adalah mengganggu aktivitas pelayaran. Dwikorita mencontohkan hal serupa pernah terjadi pada 2022 lalu.

    Saat itu kapal yang tengah berlabuh di Merak sempat oleng karena adanya seruak angin. Kendaraan yang berada di sana akhirnya masuk ke laut.

    “Skenario teringan yang terjadi dua tahun lalu saat penyeberangan di Merak Bakaheuni, tiba-tiba kapal yang sedang parkir oleng. Karena seruak angin itu kapalnya oleng sementara ada yang menyebrang, waktu itu satu truk masuk ke laut kemudian satu mobil masuk ke laut,” jelasnya.

    Dwikorita memastikan pihaknya terus memonitor fenomena yang terjadi.

    “Doanya semoga tidak terjadi. Tapi secara deteksi ada peluang terjadi,” ucapnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jurus Startup Pertanian Bantu Petani RI Tingkatkan Produksi





    Next Article



    BMKG Bilang Gempa Megathrust RI Hanya Tunggu Waktu, Ini Zona Merahnya



    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.