Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bandar Kripto FTX Bangkrut, Valuasi Rp 501 Triliun Musnah
    Insight News

    Bandar Kripto FTX Bangkrut, Valuasi Rp 501 Triliun Musnah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 November 2022Updated:12 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – FTX mengajukan permintaan dimulainya proses bangkrut. Sam Bankman-Fried dikabarkan telah mengundurkan diri dari sebagai CEO FTX dan digantikan oleh John J. Ray III.

    Sam Bankman-Fried juga telah mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 di AS, yang diumumkan secara resmi oleh FTX di Twitter.

    Dalam pengajuan kebangkrutan setebal 23 halaman yang diperoleh CNBC International, FTX mengindikasikan memiliki lebih dari 100.000 kreditur, aset dalam kisaran US$ 10 miliar hingga US$ 50 miliar, serta kewajiban dalam kisaran US$ 10 miliar hingga US$ 50 miliar. Sebagai perbandingan, Lehman memiliki aset lebih dari US$ 600 miliar dan Enron memiliki US$ 60 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    John J. Ray III mengatakan pembebasan segera dari Bab 11 tepat untuk memberikan Grup FTX kesempatan untuk menilai situasinya dan mengembangkan proses untuk memaksimalkan pemulihan bagi para pemangku kepentingan.

    “Grup FTX memiliki aset berharga yang hanya dapat dikelola secara efektif dalam proses bersama yang terorganisir. Saya ingin memastikan setiap karyawan, pelanggan, kreditur, pihak kontrak, pemegang saham, investor, otoritas pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya bahwa kami akan melakukan upaya ini dengan ketekunan, ketelitian dan transparansi,” ungkap Ray dikutip dari CNBC International, Sabtu (12/11/2022).

    Dalam beberapa hari, valuasi FTX berubah dari US$ 32 miliar (sekitar Rp 501 triliun) menjadi dalam status kebangkrutan karena likuiditas mengering. GameStop sedang menelaah kemitraannya dengan FTX.

    Berdasarkan perjanjian yang diumumkan pada September, GameStop menjual kartu hadiah FTX di toko-toko tertentu dan sedangkan FTX mempromosikan pengecer di bursanya.

    Penghentian perjanjian bisnis, seperti yang terjadi dengan GameStop, kemungkinan akan terus berlanjut setelah pengajuan kebangkrutan FTX.

    Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital dan direktur komunikasi jangka pendek Trump, terbang ke Bahama minggu ini untuk membantu Bankman-Fried sebagai investor dan teman. Ketika Scaramucci sampai di sana, katanya, itu tampak di luar titik penyelamatan likuiditas sederhana. Dia mengatakan dia tidak melihat bukti kesalahan penanganan ini ketika dia dan investor lain pertama kali menyaring FTX sebagai mitra bisnis potensial.

    “Tertipu saya kira adalah kata yang tepat, tapi saya sangat kecewa karena saya menyukai Sam. Saya tidak tahu apa yang terjadi karena saya bukan orang dalam di FTX,” kata Scaramucci.

     

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos Binance Akuisisi Bursa Kripto FTX, Mau Bangkrut?

    (dem/dem)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.