Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bandar Kripto Bangkrut Ditangkap, Begini Nasib Rumah Mewahnya
    Insight News

    Bandar Kripto Bangkrut Ditangkap, Begini Nasib Rumah Mewahnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Oktober 2023Updated:3 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bos bandar kripto Three Arrow Capital (3AC) Su Zhu diketahui punya beberapa properti mewah di Singapura. Ternyata salah satunya digunakan oleh sang istri, Tao Yaqiong Evelyn, untuk menjalankan bisnis pertanian urban (urban farming).

    Business Times melaporkan perusahaan Evelyn mengadakan tur dan sesi makan malam di rumah yang berlokasi di Yarwood Avenue. Kegiatan ini dilaporkan terjadi sejak awal tahun 2023, dikutip dari Straits Times, Selasa (3/10/2023).

    Rumah di Yarwood Avenue dibeli Zhu dan istrinya pada Desember 2021. Berdasarkan data dari Singapore Land Authority, harganya sekitar US$35 juta atau Rp 526 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut otoritas pertanahan, keduanya juga telah memindahkan hak milik rumah untuk anak mereka. Rumah itu memiliki luas 31 ribu kaki persegi dan dibangun tahun 1990.

    Tahun lalu, dikabarkan Zhu ingin menjual rumahnya. Pengumuman penjualan itu dilaporkan pertama kali oleh Dovey Wan dari Primitive Capital di akun Twitter-nya.

    Dalam unggahan fotonya, terlihat penawaran rumah itu bersifat ‘kebutuhan mendesak’ dan ‘ingin menjual secepatnya’. Penjual menjanjikan bisa mendapatkan harga yang bagus untuk rumah tersebut.

    Zhu dan Evelyn juga memiliki rumah lain di Goodwood Grand di Balmoral Road. Harganya dilaporkan senilai SGD 6,25 juta.

    Zhu ditangkap oleh otoritas Singapura pada Jumat (29/9) pekan lalu. Pihak berwajib mengatakan ia berniat kabur ketika penangkapan dilakukan. 

    Pengadilan Singapuran mengatakan Zhu tidak kooperatif selama proses investigasi yang firma penasihat keuangan yang menangani proses likuidasi 3AC, Teneo.

    Diketahui, 3AC mengumumkan bangkrut pada pertengahan 2022 lalu, setelah nilai mata uang kripto anjlok. 3AC tak mampu membayar pinjaman dari kreditor dan diduga melakukan strategi perdagangan aset digital yang berisiko.



    Artikel Selanjutnya


    Sarang Cuci Duit, Bandar Kripto Bantu Maling Korea Utara

    (npb/npb)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.