Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas Panas! AS Punya Cara Hadang Pasokan Chip dari China
    Insight News

    Awas Panas! AS Punya Cara Hadang Pasokan Chip dari China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2022Updated:2 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk membatasi pengiriman peralatan pembuat chip dalam negeri ke pembuat chip di China, termasuk Yangtze Memory Technologies.

    Ini sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan kemajuan sektor semikonduktor China dengan dalih melindungi perusahaan AS.

    Jika pemerintahan Presiden Joe Biden melanjutkan langkah tersebut, itu juga dapat merugikan raksasa chip memori Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix Inc.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Samsung disebut memiliki dua pabrik besar di China sementara SK Hynix Inc membeli bisnis manufaktur chip memori flash NAND Intel Corp di China, demikian dikutip dari Reuters, Selasa (2/8/2022)

    Wacana keras itu, jika disetujui, akan melibatkan pembatasan pengiriman peralatan pembuat chip AS ke pabrik-pabrik di China yang memproduksi chip NAND.

    Ini akan menandai tawaran AS pertama melalui kontrol ekspor untuk menargetkan produksi chip memori China tanpa aplikasi militer khusus. Menurut pakar kontrol ekspor, tindakan ini mewakili pandangan yang lebih luas tentang keamanan nasional Amerika.

    Langkah ini juga akan berusaha untuk melindungi satu-satunya produsen chip memori AS, Western Digital Corp dan Micron Technology Inc yang mewakili sekitar seperempat pasar chip NAND.

    Chip NAND menyimpan data di perangkat seperti smartphone dan komputer pribadi dan di pusat data seperti Amazon, Facebook, dan Google. Berapa gigabyte data yang dapat ditampung oleh ponsel atau laptop ditentukan oleh berapa banyak chip NAND yang disertakan dan seberapa canggihnya.

    Di bawah tindakan yang sedang dipertimbangkan, pejabat AS akan melarang ekspor alat ke China yang digunakan untuk membuat chip NAND dengan lebih dari 128 lapisan, menurut dua sumber.

    LAM Research Corp dan Applied Materials, keduanya berbasis di Silicon Valley, adalah pemasok utama alat tersebut.

    Mengenai wacana ini, Juru Bicara Departemen Perdagangan, yang mengawasi kontrol ekspor, tidak membahas potensi pembatasan. Tapi ia mencatat bahwa pemerintahan Biden berfokus pada upaya mencegah (China) untuk memproduksi semikonduktor canggih dengan dalih mengatasi risiko keamanan nasional yang signifikan ke Amerika Serikat.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    China Ungkap ‘Senjata’ Siber Milik AS, Daya Rusaknya Dahsyat!

    (roy/roy)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.