Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas! Hacker Sering Pakai Game Minecraft Buat Sebar Malware
    Insight News

    Awas! Hacker Sering Pakai Game Minecraft Buat Sebar Malware

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 September 2022Updated:9 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peneliti keamanan siber menemukan bahwa Minecraft adalah judul game yang paling banyak disalahgunakan oleh penjahat siber untuk memikat pemain yang tidak menaruh curiga agar menginstal virus jahat malware.

    Berdasarkan statistik yang dikumpulkan oleh perusahaan keamanan antara Juli 2021 dan Juli 2022, file terkait Minecraft menyumbang sekitar 25% dari file berbahaya yang menyebar melalui penyalahgunaan merek game, diikuti oleh FIFA (11%), Roblox (9,5%), Far Cry ( 9,4%), dan Call of Duty (9%).

    Judul game lain dengan persentase penyalahgunaan yang tinggi selama periode ini adalah Need for Speed, Grand Theft Auto, Valorant, The Sims, dan GS:GO.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu di game seluler, perusahaan keamanan siber, Kaspersky, mencatat volume distribusi yang jauh lebih kecil daripada yang terlihat di game PC.

    Namun, Minecraft mendominasi kategori ini juga, dengan pangsa 40%, diikuti oleh GTA (15%), PUBG (10%), Roblox (10%), dan FIFA (5%).

    Dalam hal tren tahunan, Kaspersky melaporkan melihat penurunan baik dalam volume distribusi (-30%) dan jumlah pengguna yang terpengaruh (-36%) dibandingkan dengan tahun 2020.

    Adapun alasan kenapa hacker memanfaatkan judul game untuk memikat korban, antara lain karena jumlah target penyebaran malware lebih besar, demikian dikutip dari Bleeping Computer, Jumat (9/9/2022)

    Selain itu, Kaspersky juga menyoroti beberapa contoh toko in-game palsu yang mengkloning barang asli untuk menipu pemain agar membayar barang yang tidak akan pernah mereka terima.

    Jenis ancaman lain dengan persentase substansial adalah adware (4,2%), dan trojan yang dapat mencuri data pengguna atau memberikan akses jarak jauh kepada pelaku ancaman ke mesin host (3%).

    Untuk itu berhati-hatilah mengunduh perangkat lunak gratis dari Internet dan hanya melakukannya dari situs terpercaya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Begini Cara ‘Tangkap Basah’ Orang yang Sadap Whatsapp Kita

    (roy/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.