Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas Burung Beracun Berkeliaran di Wilayah RI
    Insight News

    Awas Burung Beracun Berkeliaran di Wilayah RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Desember 2023Updated:25 Desember 2023Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua spesies burung yang ditemukan di hutan Papua ternyata beracun. Terdapat kandungan jenis neurotoxin bernama batrachotoxin pada keduanya.

    Neurotoxin merupakan racun yang mampu membuat mata manusia berair. Kandungan racun itu ditemukan dalam bulu kedua burung tersebut.

    Racun itu ditemukan pada kedua spesies, yakni Pitohui atau kerap disebut regent whistler (pachycephala schlegelii) serta jenis burung lonceng rufous-naped (Aleadryas rufinucha).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Racun yang ditemukan dalam dua spesies itu, peneliti menyebutkan berasal dari makanan yang dikonsumsi di hutan. Namun dampaknya bukan pada burung melainkan yang berkontak dengan salah satu bagian burung.

    Saat memakannya, para burung tidak sakit ataupun mati. Racun masuk ke dalam bulu dan menyatu.

    Namun jika dikonsumsi maka racun bisa menyebabkan kematian. Menurut penuturan penduduk lokal, memakan daging kedua jenis burung itu atau hanya memegangnya akan membuat badan terasa dibakar.

    Racun tersebut akhirnya seperti senjata yang dapat melindungi para burung dari serangan para predator.

    “Orang berpikir saya sedang sedih dan tertekan dalam ekspedisi karena melihat saya mengeluarkan air mata. Hidung saya juga berair,” kata peneliti dari Universitas Copenhagen, Kasun Bodawatta.

    “Padahal, saya hanya duduk sambil mengambil sampel burung Pitohui, burung paling beracun di planet,” ia menambahkan.


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.