Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas AI Nyamar Jadi Teman Kencan, Kuras Uang sampai Ludes
    Insight News

    Awas AI Nyamar Jadi Teman Kencan, Kuras Uang sampai Ludes

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Maret 2023Updated:28 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Berhati-hatilah para jomblo saat mencari pasangan secara online. Sebab ada modus kejahatan menggunakan teknologi AI yang menyamar menjadi teman kencan.

    Dalam penelitian terbaru ditemukan para penipu menggunakan AI dengan target menguras uang para korbannya. Sementara itu dalam survei pada 2.000 orang di Inggris setidaknya 30% menjadi korban penipuan asmara atau mengenal yang pernah menjadi korbannya.

    Jika kamu sekarang terikat kencan online, sebaiknya cek apakah pasangan kamu sebenarnya orang yang nyata atau penipu AI. Berikut 7 tandanya dari Daniel Feedzai selaku spesialis pencegahan penipuan Feedzai, dikutip Daily Mail, Senin (27/3/2023):


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Lihat apakah profil yang sama ada di media sosial lain. Cari profilnya pada Twitter atau Instagram atau platform lainnya.

    2. Lihat update profil tersebut. AI generatif seperti ChatGPT memungkinkan penipuan bisa diterapkan pada skala besar. Penipu juga sering menurunkan profil dengan cepat jadi saat gagal maka akan berhasil dengan profil lain dan akan pindah ke profil dengan gambar lainnya.

    Dengan keberadaan AI generatif, memungkinkan penipuan asmara bisa digunakan pada jutaan pengguna. Mereka bisa melakukannya dengan alat motivasi, dan keterampilan meluncurkan kampanye yang meyakinkan serta berkualitas tinggi.

    3. Tanda lainnya yang bisa jadi peringatan adalah mereka akan menolak mengirimkan foto selfi dan video. Mereka mungkin bisa mengirimkannya namun akan sangat mirip tampilannya atau sangat umum.

    4. Para penipu juga akan cepat berpindah dari platform kencan ke aplikasi percakapan instan seperti WhatsApp atau SMS. Ini akan memudahkan akses dan bertukar pesan.

    Saat sudah berpindah platform, maka para penipu akan mencoba membangun narasi untuk menaklukkan korbannya.

    5. Saat meminta uang pertama kali akan dalam jumlah besar. Mereka akan membuat alasan sedemikian rupa mengapa membutuhkan uang itu. Pada akhirnya pemberian uang menjadi permintaan pada beberapa titik.

    6. Dari titik koneksi ke titik pembayaran akan ada dialog dan menjadi bagian dari penipuan. Mereka bisa menjalankan dua cara yakni bermain dengan emosi atau secara aktif untuk uang. Ini bisa berupa pikatan secara romantis atau menjadi empati.

    7. Tanda terakhir yang patut diwaspadai adalah soal bertemu. Saat Anda ingin bertemu, teman kencan ini akan terus menunda. Pertemuan di dunia nyata tidak akan pernah terjadi.



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.