JakartaDexpert.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkapkan bahwa pemerintah sempat menerima sejumlah laporan kasus suspek penyakit cacar monyet (Mpox) di beberapa titik, termasuk Bali dan Jakarta, Selasa (3/9/2024). Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa hingga Selasa (3/9/2024) kemarin, total jumlah kasus Mpox di Indonesia masih serupa dengan laporan terakhir yang dibeberkan oleh Kemenkes RI, yakni 88 pasien. Ia menegaskan, penambahan kasus Mpox di Tanah Air masih belum ditemukan. Namun, dr. Nadia mengaku bahwa Kemenkes RI sempat menerima laporan suspek Mpox, salah satunya dari pintu masuk Bandara Internasional Soekarno Hatta. Adapun, tujuh sampel…
Penulis: Fitriana Herman
JakartaDexpert.co.id – Kementerian Agama (Kemenag RI) meminta agar seluruh televisi di Tanah Air menayangkan azan Magrib berupa teks berjalan alias running text selama siaran langsung Misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus, Kamis (5/9/2024) besok. Hal tersebut disampaikan oleh Kemenag RI kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo RI) dalam surat bernomor B-86/DJ.V/BA.03/09/2024. Surat perihal Permohonan Penyiaran Azan Magrib dan Misa bersama Paus Fransiskus ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam, Kamaruddin Amin dan Dirjen Bimas Katolik, Suparman tertanggal 1 September 2024 lalu. Dalam surat tersebut, Kemenag RI menyarankan agar Misa akbar yang dipimpin oleh Pope Francis disiarkan…
JakartaDexpert.co.id – Aktor Korea Selatan, Yoo Ah-in divonis hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul karena penggunaan narkoba berulang kali, Selasa (3/9). Melansir Korea Herald, sidang yang dipimpin oleh Ketua Hakim Ji Gwi Yeon itu langsung menahan Yoo. Sang aktor juga wajib membayar denda 2 juta won (Rp 23 juta). Tidak hanya itu, Yoo Ah-in juga harus membayar biaya tambahan sebesar 1,54 juta won atau Rp 17,7 juta. Biaya tersebut untuk membayar biaya tambahan untuk nilai barang-barang yang diperoleh secara ilegal. “Narkotika yang diresepkan, seperti propofol, diawasi ketat karena potensinya menimbulkan ketergantungan dan kecanduan. Terdakwa memanfaatkan kelemahan dalam…