JakartaDexpert.co.id – Bagi beberapa orang mungkin belum familiar dengan penyakit aneurisma otak. Penyakit ini lebih sering dikenal sebagai pelebaran pembuluh darah otak yang dapat berakibat fatal. Penyakit ini seringkali tidak disadari oleh penderitanya sampai orang tersebut mengalami stroke atau kematian mendadak. Oleh karena itu, aneurisma yang pecah dengan cepat dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan medis segera. Dokter spesialis bedah saraf dr. Abrar Arham dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) mengatakan bahwa aneurisme otak adalah suatu penyakit pada dinding pembuluh darah otak yang menyebabkan dinding pembuluh darah otak itu menipis. “Akibat penipisan tersebut dinding pembuluh otak tersebut mudah menggelembung…
Penulis: Fitriana Herman
JakartaDexpert.co.id – Daya ingat yang tajam adalah hal penting. Hal ini sangat membantu Anda agar lebih cerdas, teliti, dan cekatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain mengonsumsi makanan dan suplemen, ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang efektif meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Lantas apa sajakah itu, berikut paparannya melansir Mayo Clinic. 1. Aktif secara fisik setiap hariAktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Kebiasaan ini membantu menjaga ingatan Anda tetap tajam. Bagi orang dewasa yang sehat disarankan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik sedang, seperti jalan cepat, atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik berat, seperti jogging. Sebaiknya kegiatan…
JakartaDexpert.co.id – Mengonsumsi gula yang berlebih dapat menyebabkan berbagai penyakit. Dalam jurnal National Library of Medicine, terlalu banyak mengonsumsi gula seringkali dikaitkan dengan penyakit diabetes, penyakit kardiovaskular, bahkan gangguan metabolisme. Namun di sisi lain, mengurangi konsumsi gula juga dapat memengaruhi kesehatan. Sebab tubuh akan kehilangan sumber energi utama karena gula alami dalam karbohidrat membantu menjalani aktivitas sehari-hari dan membuat pikiran lebih jernih. Untuk itu penting bagi Anda mengonsumsi gula dalam jumlah sedang dan pola menerapkan makan seimbang. Kementerian Kesehatan merekomendasikan konsumsi gula sebanyak 10 persen dari total energi yang 200 kkal. Jika mengacu pada saran tersebut maka jumlah konsumsi gula…