Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aturan Baru, Buka Pornhub Makin Susah
    Insight News

    Aturan Baru, Buka Pornhub Makin Susah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Desember 2023Updated:22 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pornhub jadi salah satu platform yang masuk pengawasan ketat Uni Eropa. Situs video porno tersebut harus tunduk dengan aturan Digital Service Act (DSA) yang diresmikan beberapa saat lalu. 

    Uni Eropa menetapkan Pornhub, Stripchat, dan XVideos dalam daftar perusahaan baru yang harus tunduk pada DSA. 

    “Menciptakan lingkungan online yang lebih aman bagi anak-anak kita adalah prioritas penegakan hukum berdasarkan DSA,” kata kepala industri Komisi Eropa, Thierry Breton, dikutip dari Reuters, Kamis (21/12/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan yang masuk kategori pengawasan ketat DSA memiliki pengguna aktif lebih dari 45 juta orang. Platform yang masuk dalam kategori ini disebut juga sebagai Very Large Online Platform (VLOP).

    Reuters mencatat Pornhub sebenarnya belum memiliki basis pengguna yang masuk standar kategori VLOP. Pornhub mengklaim rata-rata pengguna aktif bulanannya di Eropa baru 33 juta per 31 Juli 2023.

    Namun, laporan Reuters mengutip pejabat senior Komisi Eropa, platform yang dimasukkan dalam daftar VLOP tak melulu berdasarkan jumlah pengguna yang dilaporkan perusahaan. Komisi Eropa juga mengambil data dari firma pihak ketiga atau sumber alternatif lainnya. 

    Sementara itu, XVideos melaporkan memiliki 160 juta pengguna di kawasan Eropa. Stripchat memiliki 500 juta pengguna secara global.

    Masuknya ketiga situs tersebut mengharuskan mereka mengambil langkah untuk memberikan perlindungan ekstra ke pengguna. Mereka harus melaporkan rencana strategisnya ke Uni Eropa dalam waktu empat bulan ke depan.

    Selain itu, platform juga harus membagikan data yang mereka kumpulkan ke tim peneliti dan otoritas Eropa. Dengan begitu, Pornhub dkk tak bisa semena-mena mencari keuntungan tanpa memikirkan dampaknya ke pengguna.

    Perusahaan diwajibkan melaporkan cara mereka melindungi anak di bawah umur dan memitigasi risiko yang mungkin tercipta dari layanan masing-masing. Dengan aturan yang lebih ketat, Pornhub dkk harus merombak kebijakan di platformnya.

    Namun, belum jelas akan seperti apa nantinya layanan konten dewasa itu beroperasi di Eropa. Bisa saja, anak di bawah umur tak bisa lagi memanfaatkan celah tertentu untuk mengakses konten Pornhub.

    Pada April lalu, Uni Eropa mengatakan aturan DSA harus dipatuhi oleh raksasa teknologi seperti Alphabet (Google), Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp), Microsoft, X, dan Alibaba. 



    Artikel Selanjutnya


    Digugat Pornhub Karena Mirip, Bos Kebab: ‘Rasanya Saja Beda’

    (npb/npb)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.