Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Astronom Temukan 3 Bulan Baru di Neptunus & Uranus
    Insight News

    Astronom Temukan 3 Bulan Baru di Neptunus & Uranus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Februari 2024Updated:24 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Para astronom telah menemukan tiga bulan baru yang sebelumnya tidak diketahui di tata surya kita. Dua di antaranya mengelilingi Neptunus dan satu bulan lagi di sekitar Uranus.

    Melansir AP News, bulan-bulan kecil baru ini terlihat menggunakan teleskop berbasis darat yang kuat di Hawaii dan Chili, dan diumumkan pada hari Jumat, (23/2/2024) oleh Pusat Planet Kecil Persatuan Astronomi Internasional.

    “Penghitungan terbaru menempatkan Neptunus sebagai bulan ke-16 yang diketahui dan Uranus sebagai bulan ke-28,” sebagaimana dilansir dari laporan tersebut, Sabtu, (24/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu bulan baru Neptunus memiliki perjalanan orbit terpanjang yang pernah diketahui. Diperlukan waktu sekitar 27 tahun bagi bulan terluar yang kecil untuk menyelesaikan satu putaran mengelilingi Neptunus, planet es terjauh dari matahari, kata Scott Sheppard, astronom di Carnegie Institution for Science di Washington yang membantu penemuan tersebut.

    Melansir space.com, Ilmuwan pertama kali mendeteksi bulan baru Uranus pada bulan November tahun lalu saat menggunakan teleskop Magellan Chile. Sebulan kemudian, pengamatan lanjutan yang dikombinasikan dengan prediksi ilmuwan JPL tentang kemungkinan orbit bulan baru mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dua penghuni baru di sistem bulan Neptunus pertama kali terlihat pada September 2021. Setelah orbit yang lebih terang dari kedua satelit alam tersebut, S/2002 N5, dikonfirmasi, “hal itu ditelusuri kembali ke sebuah objek yang terlihat di dekat Neptunus pada tahun 2003 tapi hilang sebelum dapat dipastikan mengorbit planet ini,” kata Sheppard.

    Menentukan orbit bulan Neptunus yang lebih redup “memerlukan waktu pengamatan khusus dalam kondisi ultra murni” dengan Teleskop Sangat Besar Eropa di Chili dan Observatorium Gemini di Hawaii, menurut pernyataan itu.

    Dengan menggunakan teleskop ini, Sheppard dan rekannya mengambil serangkaian eksposur lima menit selama periode tiga hingga empat jam. Gambar-gambar ledakan pendek ini kemudian “dilapisi” sedemikian rupa sehingga ketiga bulan yang baru ditemukan tersebut dapat terlihat lebih jelas.

    Ketiga bulan tersebut memiliki orbit berbentuk telur yang sangat condong ke bidang raksasa es masing-masing. Artinya, mereka tidak lahir di sekitar planet tempat mereka tinggal, melainkan ditangkap secara gravitasi di kemudian hari.

     

     


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.