Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Astronom Minta Robot Gantikan Astronaut ke Luar Angkasa, Ini Alasannya
    Insight News

    Astronom Minta Robot Gantikan Astronaut ke Luar Angkasa, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Maret 2024Updated:27 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Jika banyak orang khawatir pekerjaannya digantikan robot, hal berbeda disampaikan oleh astronom Royal Inggris, Martin Rees. Astronom Royal merupakan jabatan kehormatan yang paling bergengsi di bidang astronomi di Inggris. 

    Rees menyarankan agar manusia tak lagi ke luar angkasa. Menurut dia, lebih baik mengirimkan robot untuk mengumpulkan data-data di antariksa.

    Pasalnya, Rees menyebut robot bisa jauh lebih efektif dibandingkan para astronaut manusia untuk menjelajahi kawasan luar Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Robot dapat melakukan beberapa hal yang hanya bisa dilakukan manusia 50 tahun lalu. Alasan untuk mengirimkan manusia saat ini makin berkurang,” kata Rees dalam sebuah podcast, dikutip Reuters, Rabu (27/3/2024).

    Rees menyoroti soal risiko perjalanan jauh ke luar angkasa. Jika ada manusia yang ingin ke luar angkasa, Rees mengatakan ongkos perjalanan seharusnya dibayar pribadi, bukan oleh pembayar pajak.

    Ucapan Rees itu memang sejalan dengan program luar angkasa Inggris. Negara itu tidak berfokus pada misi berawak, seperti negara-negara besar lainnya. Inggris memilih melakukan penelitian luar angkasa secara otomatis.

    Perjalanan orang pertama, Helen Sharman, ke luar angkasa baru dilakukan tahun 1991. Dia ikut dalam misi Soyus TM-12 milik Uni Soviet.

    Baru 24 tahun kemudian ada astronaut Inggris lainnya, Tim Peake, yang menuju antariksa. Tujuan Peake adalah menjangkau Stasiun Luar Angkasa Internasional sebagai korps astronaut Badan Antariksa Eropa.

    Rees juga mengomentari miliarder Elon Musk dalam industri penerbangan luar angkasa. Meski memuji pekerjaannya untuk membuat roket, namun dia tak setuju dengan ambisi penjelajahan manusia ke Mars.




    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.