Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Asing Mendadak Ramai Serbu Arab, Ada Apa?
    Insight News

    Asing Mendadak Ramai Serbu Arab, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 September 2024Updated:24 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi dunia ramai-ramai menyasar Uni Emirat Ara (UEA) untuk membangun proyek chip dalam beberapa tahun ke depan. Laporan Wall Street Journal menyebut nilainya bisa lebih dari US$ 100 miliar atau setara Rp 1.517 triliun.

    Bos-bos di TSMC telah mengunjungi UEA baru-baru ini dan membicarakan soal potensi membangun kompeks pabrik yang setara dengan fasilitas terbesar perusahaan di Taiwan.

    Informasi ini didapat dari sumber dalam, yakni orang-orang yang familiar dengan interaksi TSMC dengan petinggi UEA.

    Samsung Electronics yang berbasis di Korea Selatan juga dikatakan sedang mempertimbangkan operasi pembuatan chip baru di UEA dalam beberapa tahun ke depan, menurut sebuah dokumen.

    Kendati demikian, TSMC mengatakan kepada Reuters pihaknya belum akan mengumumkan rencana investasi baru.

    “Kami selalu terbuka dengan diskusi yang konstruktif untuk mempromosikan pengembangan industri semikonduktor. Namun, saat ini kami fokus pada proyek ekspansi global dan tak ada rencana investasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat,” kata TSMC dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Selasa (24/8/2024).

    Samsung menolak berkomentar soal laporan Wall Street Journal.

    Menurut laporan WSJ, para petinggi Samsung Electronics telah mengunjungi UEA untuk mendiskusikan ide tersebut. Diskusi masih di fase awal dan mungkin akan menghadapi tantangan teknis atau hambatan lainnya.

    Pada diskusi awal, proyek-proyek asing di UEA kemungkinan akan didanai pemerintah. Tujuan utamanya adalah meningkatkan produksi chip global dan membantu menurunkan harga tanpa mengurangi profit para produsen chip.

    Di tengah diskusi tersebut, Washington pada saat bersamaan ketar-ketir dengan posisi UEA dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang bisa saja menjadi jalan bagi China untuk mengakses teknologi AI canggih milik Amerika Serikat.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menilik Kesiapan Industri Kesehatan RI Adopsi Teknologi Digital

    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.