Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aset Rp 10,4 Triliun Disita India, Xiaomi Merasa Tak Salah
    Insight News

    Aset Rp 10,4 Triliun Disita India, Xiaomi Merasa Tak Salah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Oktober 2022Updated:4 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Xiaomi mengungkapkan kekecewaannya setelah aset perusahaan disita otoritas banding India. Xiaomi sendiri merasa kecewa dengan keputusan tersebut.

    Sebagai informasi aset yang disita senilai US$682 juta (Rp 10,4 triliun), terkait penyelidikan pengiriman uang ilegal ke entitas asing. Badan pemberantasan kejahatan keuangan federal India menemukan Xiaomi mengirimkan uang ilegal ke entitas uang dan diserahkan sebagai penyerahan royalti.

    “Di bawah sampul berbagai dokumen yang tidak terkait dibuat di antara entitas grup, perusahaan mengirimkan jumlah tersebut dengan kedok royalti di luar negeri,” kata lembaga tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut mereka, apa yang dilakukan oleh Xiaomi melanggar undang-undang valuta asing India. Keputusan penyitaan aset menurut lembaga itu menjadi jumlah tertinggi di India, dikutip dari Reuters, Senin (3/10/2022).

    Sementara itu Xiaomi mengatakan “kecewa” dengan perintah tersebut. Raksasa teknologi China itu mengatakan akan terus melindungi kepentingannya.

    Xiaomi mengatakan lebih dari 84% aset yang disita merupakan pembayaran royalti kepada perusahaan chipset Amerika Serikat, Qualcomm Group. Perusahaan menambahkan Xiaomi India merupakan afiliasi dan salah satu perusahaan dalam grup yang menandatangani perjanjian hukum dengan Qualcomm, dalam rangka melisensikan IP untuk pembuatan smartphone.

    “Kami akan menggunakan segala cara melindungi reputasi dan kepentingan perusahaan serta pemangku kepentingan kami,” ungkap Xiaomi.

    Dalam pernyataan itu kedua perusahaan meyakini apa yang mereka lakukan adalah pengaturan yang sah bagi Xiaomi India untuk membayar royalti Qualcomm.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kamera Leica ‘Ceraikan’ Huawei, Kini Bersama Xiaomi


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.