Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»AS Bobol, Balon Mata-mata China Kirim Data Ini ke Beijing
    Insight News

    AS Bobol, Balon Mata-mata China Kirim Data Ini ke Beijing

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 April 2023Updated:4 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Laporan terbaru mengungkap misteri balon mata-mata China yang terbang melintas langit Amerika Serikat (AS) awal tahun ini. Disebutkan jika balon itu mengirim informasi data intelijen ke Beijing.

    NBC News, mengutip dua pejabat senior dan satu mantan pejabat senior Presiden Joe Biden, melaporkan balon tak mengumpulkan foto. Namun mengumpulkan sinyal elektronik saat melewati instalasi penting dan sensitif.

    Menurut para pejabat, sinyal elektronik termasuk komunikasi antarpersonel di markas atau sinyal dari sistem senjata. Mereka menambahkan, saat bergerak di dekat tempat militer, balon akan terbang dalam formasi angka delapan, dikutip dari Insider, Selasa (4/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ditanya soal laporan NBC News, Pentagon tidak bisa mengonfirmasinya. “Saya tidak bisa memastikan adanya transmisi waktu nyata dari balon kembali ke RRC saat ini,” kata wakil sekretaris pers Pentagon, Sabrina Singh.

    Dia menambahkan Pentagon tengah menilai informasi apa saja yang bisa dikumpulkan China. “Namun kami tahu langkah yang kami ambil memberikan sedikit nilai tambah untuk apa yang bisa dikumpulkan dari satelit sebelumnya,” jelasnya.

    Singh menolak memberikan informasi lokasi pangkalan militer, sambil menegaskan balon bisa digerakkan dan sengaja digerakkan di sepanjang jalur.

    Sementara itu, Insider menjelaskan Pentagon dan Kedutaan Besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan berkomentar yang dikirim di luar jam kerja reguler. Sedangkan Kementerian Luar Negeri China melakukan hal yang sama.

    Sebelumnya balon tersebut telah terlihat di sejumlah wilayah. Balon berjalan dari Alaska dan Kanada ke pantai Carolina Selatan selama seminggu.

    AS akhirnya menembak jatuh balon tersebut. Sementara itu China membantah tudingan dan mengatakan balon adalah wahana sipil.


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.