Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»AS Batasi Pengiriman Peralatan Pembuat Cip ke China, Kenapa?
    Insight News

    AS Batasi Pengiriman Peralatan Pembuat Cip ke China, Kenapa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Agustus 2022Updated:1 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) punya rencana baru untuk hubungannya dengan China, yakni dengan mempertimbangkan membatasi pengiriman peralatan pembuat cip negara itu ke pembuat cip memori di China.

    Melansir Reuters, Senin (1/8/2022), langkah ini membatasi pengiriman kepada pabrik China yang memproduksi cip NAND. Selain itu, juga melindungi produsen NAND AS, yakni Western Digital serta Micron Technology Inc, yang masing-masing mewakili seperempat pasar cip.

    Informasi ini berdasarkan laporan Reuters yang mengutip empat orang yang mengetahui masalah tersebut. Salah satu perusahaan yang terdampak rencana tersebut adalah Yangtze Memory Technologies Co Ltd (YMTC), rival dari Micron dan Western Digital karena harganya yang murah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut dua sumber, tindakan itu akan melarang eksport alat ke China yang digunakan untuk membuat NAND dalam lebih dari 128 laporan. Pemasok utama alat adalah perusahaan berbasis di Silicon Valley LAM Research Corp dan Applied Materials.

    Juru bicara Departemen Perdagangan AS tidak membahas potensi pembatasan. Namun anya mengatakan, “pemerintahan Biden berfokus pada upaya merusak (China) memproduksi semikonduktor canggih untuk mengatasi risiko keamanan nasional yang signifikan ke AS”.

    Namun, Reuters mencatat bukan hanya perusahaan dari China yang dirugikan jika pemerintah Joe Biden melanjutkan rencana itu. Raksasa cip asal Korea Selatan, Samsung Electronics Co Ltd dan SK Hynix Inc, juga akan bernasib sama.

    Sebagai informasi, Samsung punya dua pabrik besar serta SK Hynic membeli bisnis cip memori flash NAND Intel Corp yang masing-masing berada di China.

    Untuk diketahui, cip NAND adalah untuk menyimpan data di perangkat seperti smartphone, komputer pribadi dan di pusat data seperti Amazon, Facebook, hingga Google. Besaran gigabyte yang dapat ditampung oleh perangkat ditentukan berapa banyak cip NAND yang disertakan dan kecanggihannya.

    YTMC sendiri sebelumnya diselidiki Departemen Perdagangan setelah disebut melanggar kontrol ekspor AS karena menjual cip ke Huawei. Saat ini, perusahaan dilaporkan oleh Bloomberg dalam pembicaraan dengan produsen iPhone, Apple untuk memasoknya dengan cip memori flash.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    AS, Jepang, Korsel Bersatu Selesaikan Krisis Teknologi Ini

    (npb/luc)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.