Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Arti Evil Twin Attack, Cara Baru Penipu Kuras Rekening Korban
    Insight News

    Arti Evil Twin Attack, Cara Baru Penipu Kuras Rekening Korban

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Oktober 2024Updated:1 Oktober 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    • Cara Menghindari Modus Penipuan WiFi Palsu 

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penipu punya berbagai cara untuk mengelabui korban dan mencuri uang di rekening. Saat ini yang marak dan jadi perhatian di mana-mana adalah modus ‘evil twin attack’.

    Umumnya, evil twin attack menyasar pengguna WiFi gratis di tempat umum. Secara harafiah, evil twin attack berarti serangan kembaran jahat.

    Secara teknis, penipu akan menciptakan jebakan Access Point palsu yang mirip atau kembar dengan Access Point asli. Saat korban masuk perangkap dan mengira sedang mengakses WiFi publik tertentu, penipu akan membobol perangkat pengguna dan bisa mencuri uang di dalamnya. 

    “Seiring terbiasanya masyarakat umum dengan WiFi gratis dimana-mana, Anda bisa memperkirakan serangan kembaran jahat (evil twins) makin umum terjadi,” kata wakil presiden cloud di perusahaan keamanan data Varonis, Matt Radolec, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (1/10/2024).

    Celah keamanan ini memanfaatkan kebiasaan orang untuk langsung masuk ke jaringan wifi gratis. Dia menambahkan pengguna wifi tidak membaca syarat dan ketentuan serta memeriksa URL pada wifi.

    “Seperti permainan melihat seberapa cepat bisa mengklik ‘terima’ lalu ‘masuk’ atau ‘sambungkan’. Ini taktiknya, utamanya saat mengunjungi lokasi baru, pengguna mungkin tidak tahu seperti apa tampilan situs yang sah saat dihadapkan dengan situs palsu,” jelasnya.

    Evil twins kian berbahaya mengingkat kemajuan teknologi. Kejahatan ini berupa perangkat kecil dan bisa ditaruh di manapun tanpa ketahuan.

    Dari perangkat kecil itu bisa memberikan dampak yang signifikan. Misalnya memperlihatkan halaman login seperti aslinya, membuat korban lengah dan memasukkan nama pengguna dan password.

    Dari data tersebut, Konsultan IT, Brian Alcorn mengatakan akan dikumpulkan untuk eksploitasi di masa depan. Keadaan korban yang merupakan traveler terburu-buru atau lelah juga membuat kejahatan ini makin sempurna.

    “Setelah Anda memasukkan informasi, tindakan itu selesai,” kata Alcorn mengacu pada laman Wifi tidak meminta login.

    Cara Menghindari Modus Penipuan WiFi Palsu 

    1. Pakai Jaringan Seluler

    Hindari menggunakan wifi publik. JIka bisa hanya gunakan hotspot seluler dari ponsel Anda.

    “Anda akan mengetahui nama jaringan karena Anda membuatnya dan bisa memasukkan password yang kuat yang hanya Anda ketahui untuk terhubung,” kata Brian Callahan selaku Direktur Rensselaer Cybersecurity Collaboratory di Rensselaer Polytechnic Institute.

    2. Gunakan VPN

    Jika tidak bisa menggunakan jaringan ponsel, pakailah VPN. Ini bisa jadi opsi perlindungan karena lalu lintas akan dienkripsi dari dan ke VPN

    “Jadi meskipun orang lain bisa melihat data, mereka tidak bisa melakukan apapun,” jelas Callahan.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kenali Penyebab Kebocoran Data & Upaya Pencegahannya!





    Next Article



    Hati-hati Selfie Pegang KTP Kena Tagihan Pinjol Rp 1 Miliar, Ngeri!



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.